Jadi Transgender, Gebby Vesta Ungkap Jika Ingin Meninggal Sebagai Laki-Laki

Dhimas Nugraha | Selasa, 24 September 2019 12:20 WIB
Jadi Transgender, Gebby Vesta Ungkap Jika Ingin Meninggal Sebagai Laki-Laki

Kapanlagi.com - Belakangan, nama Gebby Vesta menjadi sorotan publik setelah pengakuan mengejutkan jika dirinya transgender. Ia pun akhirnya memberanikan diri mengungkap jati dirinya yang sudah ia tutupi selama 19 tahun.

Alami gejolak batin selama dua tahun belakangan itu lah yang membuat Gebby akhirnya membuka diri. Persaan lega dan beban yang sudah berkurang pun kini sudah ia rasakan.

 

 

1 dari 3 halaman

1. Nama Asli Gebby Vesta

Belum lama ini, lewat unggahan instagram story hari Senin (23/9/2019) kemarin, Gebby Vesta kembali mengungkapkan identitas dirinya. Sampai saat ini, ternyata ia masih menggunakan nama lahirnya.

Hal ini pun diketahui dari namanya yang tertera di paspor dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sampai saat ini masih ia gunakan.

"Nama aslinya May Debbyta. Jadi itu nama saya di paspor, KTP, dan KK saya dan data-data saya yang lain," ujarnya, dikutip dari instagram story miliknya, Selasa (24/9/2019).

 

2 dari 3 halaman

2. Ibadah Menggunakan Mukena

Ibadah Menggunakan Mukena Gebby Vesta ©instagram.com/gebby.vesta_
Pengakuan mengejutkan Gebby Vesta ini pun memunculkan banyak pertanyaan. Beberapa pertanyaan lain seperti cara ia beribadah. Ia mengaku jika selama ini ketika beribadah ia menggunakan mukena.

"Kalau salat aku pakai mukena, karena aku salatnya sendiri jadi tidak bersentuhan dengan perempuan lain. Urusan diterima atau enggak urusan aku dengan Yang di Atas," ujarnya.

3 dari 3 halaman

3. Ingin Meninggal Sebagai Laki-Laki

Ingin Meninggal Sebagai Laki-Laki Gebby Vesta ©instagram.com/gebby.vesta_
Meski berdandan sebagai perempuan dan tampil sebagai perempuan sudah ia lakukan sejak lama, ia mengaku ingin meninggal sebagai laki-laki.

"Jelas dong jadi almarhum dong. Karena saya enggak pengin mati sebagai perempuan. Saya pengin hidup sebagai perempuan, tapi saya pengin mati sebagai laki-laki," pungkasnya.

(kpl/dim)


Editor:  

Dhimas Nugraha

↑