Jarang ke Klinik, Amanda Manopo Lebih Suka Merawat Kecantikannya dengan Skincare dari Bahan Tradisional

Wulan Noviarina Anggraini   | Sabtu, 11 Januari 2020 14:38 WIB
Jarang ke Klinik, Amanda Manopo Lebih Suka Merawat Kecantikannya dengan Skincare dari Bahan Tradisional

Kapanlagi.com - Sebagai seorang public figure penampilan memang menjadi modal utama. Hal itu pun disadari oleh artis muda Amanda Manopo. Ia cukup memperhatikan penampilan terutama wajahnya karena sering timbul jerawat.

"Perempuan ya pasti penting banget dari atas sampai bawah pasti jadi pusat perhatian apalagi public figure kan. Menurut aku kecantikan nomor satu apalagi merawat tubuh segala macam itu penting banget," ujar Amanda Manopo saat ditemui dalam acara Launching Brand Ambassador Zaitun Series Mustika Ratu di Watson Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Jum'at (10/1).

"Apalagi wajah sih, karena orang-orang pertama kali lihat wajah. Jadi semoga nggak jerawatan, nggak kering,”"lanjut kekasih Christ Laurent itu.

1 dari 2 halaman

1. Cara Amanda Hilangkan Jerawat

Cara Amanda Hilangkan Jerawat © KapanLagi.com/Nuzulur Rakhmah
Apalagi saat PMS tiba, Amanda Manopo mengaku sering mengalami masalah jerawat. Namun, Ia punya cara tersendiri untuk menghilangkan jerawat di wajahnya dalam waktu singkat yakni dengan memakai minyak zaitun.

"Biasanya perempuan itu ada namanya PMS kan, nah aku ketika PMS langsung keluar hormonya langsung tinggi banget jadi kering jerawatan. Ini aku lagi kering kemarin mulai jerawatan di sini (dagu) karena kurang tidur tapi aku langsung hapus (make up) muka aku taruh kapas dengan minyak zaitun Mustika Ratu, aku diemin di sini (tempel dagu) seharian selama tidur dan besoknya sudah kempes," paparnya.
2 dari 2 halaman

2. Perawatan Tradisional

Selain itu, artis kelahiran 6 Desember 1999 ini juga cukup rutin menggunakan perawatan tradisional. Ia mengaku jarang memakai perawatan dari klinik kecantikan untuk wajahnya.

"Perawatan tradisional sih kaya scrub gitu doang. Kalau perawatan muka ke klinik gitu aku jarang banget," tutupnya.

(kpl/rhm/phi)

Reporter:  

Nuzulur Rakhmah