Jarang Muncul Ternyata Kevin Indonesian Idol Idap Psikosomatis, Sebulan 10 Kali ke RS

Galuh Esti Nugraini | Jum'at, 08 November 2019 15:45 WIB
Jarang Muncul Ternyata Kevin Indonesian Idol Idap Psikosomatis, Sebulan 10 Kali ke RS

Kapanlagi.com - Nama Abraham Kevin mulai didengar publik kala dirinya menjadi finalis Indonesian Idol 2018. Ya, saat itu Kevin bersama Marion Jola dan juga Brisia Jodie berjuang menjadi idola baru Indonesia. Meski tak berhasil merebut juara satu namun ia sudah berhasil merebut hati para penggemarnya.

Jarang muncul di layar kaca, ternyata ada kabar mengejutkan dari Kevin. Baru-baru ini akhirnya ia mengungkap menderita gangguan mental, psikosomatis. Dimana ia selalu merasakan kecemasan berlebih dan bereaksi pada tubuh.

Hal ini pun ia ungkap saat menjadi bintang tamu di acara Q&A di salah satu stasiun televisi. "Jadi, kadang aku ngerasa deg degan, kadang mataku blur, padahal kalau di check ke dokter gak sakit. Terus kadang vertigo padahal itu reaksi doang. Terus kaki-kaki lemes, gak bisa digerakin takutnya syaraf motoriknya terganggu tapi kalau dicek ke ahli syaraf gak ada sakit apa-apa," ungkapnya.

 

 

1 dari 2 halaman

1. Muncul Tiba-Tiba

Psikosomatis itu pun datang tiba-tiba, baik itu pagi ataupun malam. Bahkan hampir tiap hari datang.

Ia pun mengaku sebelum tampil di acara tersebut saja, psikosomatis itu datang. Ia merasakan jika badannya panas dan tak ingin tampil. Apalagi sebelum menjawab pertanyaan panelis ia harus bernyanyi terlebih dahulu.

Beruntung, setelah bernyanyi dirinya pun sudah kembali tenang. "Tapi kalau abis nyanyi, kan kayak ngeluarin emosi jadi udah lega," lanjutnya.

Tidak hanya Kevin yang menjadi bintang tamu, namun ada Ariel Tatum dan Marshanda yang juga menceritakan gangguan mental yang mereka alami. Ariel dengan Borderline Personality Disorder atau gangguan kepribadian ambangnya dan Marshanda dengan bipolar yang ia alami.

2 dari 2 halaman

2. Panic Attack

Panic Attack (credit: Q&A METRO TV YouTube)
Sebelum dirinya tahu jika didiagnosis psikosomatis, tentu Kevin benar-benar bingung dengan dirinya sendiri. Saat merasa deg-degan dan mata blur ia takut ada apa-apa dengan tubuhnya. Bahkan sempat takut jika dirinya terserang jantung.

Bahkan ia sampai pernah ke rumah sakit memeriksakan keluhannya itu sampai 10 kali dalam sebulan. Namun apa yang terjadi, dokter pun menyebut dirinya baik-baik saja.

"Jadi pernah satu bulan bisa sampai 10 kali ke rumah sakit. Ya karena aku masih muda dan aku gak ada pengetahuan dalam ilmu medis. Jadi menanggapi deg degan itu aku kira wah ada yang salah sama jantungku. Takut serangan jantung. Biasanya orang kalau panic attack biasanya kayak dicekek gitu kan, mata blur, kalau jalan itu kayak lagi gempa gitu. Padahal itu sensasi di tubuh," jelas Kevin.

Kini ia pun sudah mulai terbuka dengan kondisinya itu. Sekarang ia juga dalam perawatan professional help.

(kpl/gen)


↑