Jauh Sebelum Jadi Ibu Negara RI ke-6, Ani Yudhoyono Pernah Jualan Es Susu

Tantri Dwi Rahmawati | Sabtu, 01 Juni 2019 22:00 WIB
Jauh Sebelum Jadi Ibu Negara RI ke-6, Ani Yudhoyono Pernah Jualan Es Susu

Kapanlagi.com - Ani Yudhoyono wafat Sabtu (1/6) di Singapura pada pukul 11.50 waktu setempat. nggak cuma tinggalkan kesedihan, kepergian wanita yang kerap disapa Memo itu juga tinggalkan cerita yang barangkali tidak banyak orang yang tahu.

Tentu, menjadi Ibu Negara ke-6, siapa yang sangka Ani pernah jualan es? Hal itu diketahui dari bukunya berjudul Kepak Sayap Putri Prajurit yang dilansir dari Merdeka.com. Saat itu gaji perwira TNI tidak besar. Ani Yudhoyono harus putar otak agar gaji suaminya bisa cukup untuk makan sebulan.

1 dari 2 halaman

1. Jatah Prajurit

Jatah Prajurit © instagram.com/aniyudhoyono
Ya, gaji SBY yang berpangkat letnan satu dan menjadi komandan peleton mortir di Yonif Linud 330 di Bale Endah, Bandung ternyata nggak cukup untuk penuhi kebutuhan sehari-hari. Kebetulan, para prajurit diberi jatah susu kaleng tiap bulannya. Susu itulah yang kemudian dipakai Ani untuk bikin es susu.

Bersama kakaknya yang juga istri perwira TNI, ia mengolah susu tersebut menjadi es mambo. Setelah itu, es tersebut dijualkan oleh pembantu Titiek Soeharto. "Pembantu Mbak Titiek kebetulan bersekolah. Dialah yang kami titipi termos dan berjualan es mambo," kenang Ani. Senangnya lagi, es tersebut laris manis. Ani jadi bisa membeli daging dan telur untuk kedua putranya.

2 dari 2 halaman

2. Bubur kacang Ijo

Selain susu, SBY juga kerap membawa pulang bubur kacang hijau. Ya, itu pun jatah dari kantor. Lagi-lagi Ani mengakalinya dengan mengolah agar bisa disantap oleh seluruh anggota keluarga.

"Pak SBY tidak menyantapnya di kantor, melainkan disimpan untuk dibawa pulang. Sampai di rumah, biasanya aku olah kembali dengan menambahkan santan, gula merah dan pandan agar jumlah bubur kacang hijau semakin banyak dan bisa disantap bersama keluarga," kisah Ibu Ani.

Dilansir dari Merdeka.com, Ani mengakui kalau sempat meneteskan air mata dengan semua itu. Namun meski ia seorang putri dari jenderal legendaris Sarwo Edhie, Ani nggak pernah meminta bantuan finansial pada ayahnya.

(kpl/tdr)


↑