Jelang Ramadan, Ini 8 Larangan KPI Untuk Program TV Tanah Air

Guntur Merdekawan | 11 April 2016, 21:15 WIB
Jelang Ramadan, Ini 8 Larangan KPI Untuk Program TV Tanah Air

Kapanlagi.com - Tahun ini, Bulan Ramadhan akan jatuh pada Bulan Juni, tepatnya tanggal 6. Selama sebulan setelahnya, seluruh umat muslim di dunia akan bersama-sama menjalani ibadah puasa. Seperti diketahui, tak cuma menahan diri dari rasa lapar, umat muslim juga dituntut untuk menahan diri dari berbagai macam nafsu.

Nah, ada kalanya program televisi Tanah Air tetap menayangkan hal-hal berbau memancing nafsu meski on air di Bulan Ramadan. Untuk mencegah hal itu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mulai melayangkan peraturan-peraturan ketat terlebih dahulu.

Total sebanyak 8 peraturan tertulis baru saja mereka rilis untuk seluruh stasiun TV Tanah Air. Beberapa di antaranya adalah seperti menyisipkan iklan di tengah-tengah adzan hingga menayangkan adegan candaan bersifat mengolok-olok kekurangan orang lain.

Larangan KPI di Bulan Ramadan © Kpi.go.idLarangan KPI di Bulan Ramadan © Kpi.go.id

"Dalam waktu kurang lebih 3 (tiga) bulan ke depan, kita akan memasuki Bulan Ramadan yang merupakan bulan suci bagi umat Islam. Sehubungan dengan hal tersebut, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) meminta agar semua stasiun televisi membuat program-program yang berkualitas dan inspiratif sehingga dapat meningkatkan keimanan dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah," tulis surat yang dirilis pada 5 April 2016 itu.

"Pada tanggal 23 Maret 2016, KPI telah mengadakan Sarasehan Penyamaan Pandangan Siaran Ramadhan 2016 dengan mengundang semua lembaga penyiaran. Sebagai bentuk tindak lanjut pertemuan tersebut, kami mengeluarkan edaran mengenai beberapa hal yang tidak boleh disiarkan dalam program-program di bulan Ramadhan antara lain:
1. Candaan atau perilaku kasar dan/atau merendahkan martabat manusia, termasuk di dalamnya adegan melempar bahan-bahan ke wajah dan/atau bagian tubuh seseorang, menyemburkan makanan dan/atau minuman dari mulut ke wajah orang lain;
2. Menyiarkan konflik atau mengadu orang serta secara provokatif dan eksplisit mengungkapkan aib/kerahasiaan seseorang;
3. Materi agama yang berisi muatan yang mempertentangkan pandangan, paham ataupun keyakinan (khilafiyah), baik didalam maupun antar agama tertentu.
4. Menayangkan siaran yang bermuatan mistik, horror dan supranatural yang menimbulkan ketakutan dan kengerian pada khayalak
5. Menyisipkan iklan niaga pada saat adzan;
6. Adegan-adegan yang seronok dan vulgar atau yang mengarah kepada hubungan seks atau keintiman pria dan wanita;
7. Pakaian minim dan/atau goyangan erotis yang mengeksploitasi bagian tubuh tertentu; serta
8. Muatan lainnya yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat," sambung tulisan itu.

Sejauh ini, KPI memang sudah banyak sekali mengeluarkan teguran-teguran untuk program TV karena melanggar norma yang telah disediakan. Beberapa dari mereka yang kena teguran telah mencoba berubah, namun beberapa lainnya malah seperti tak peduli dan terus mengulangi kesalahan serupa.

(kpl/gtr)

Editor:   Guntur Merdekawan