Jenazah Pretty Asmara Akan Dibawa Pulang ke Lumajang

Rezka Aulia | Minggu, 04 November 2018 13:35 WIB
Jenazah Pretty Asmara Akan Dibawa Pulang ke Lumajang

Kapanlagi.com - Berita kematian Pretty Asmara cukup mengejutkan banyak pihak. Selebriti 41 tahun ini meninggal setelah satu bulan mengalami penurunan kondisi. Lebih lanjut, Pretty saat itu masih menjalani hukuman di penjara atas kasus penyalahgunaan narkoba yang ia lakukan.

Berita kematian Pretty dikonfirmasi pihak lapas yaitu tepatnya pada sekitar jam 07.30 WIB. Pihak keluarga dan sahabat pun telah datang ke RS Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur. Tangis haru dan histeris mengiringi kepulangan Pretty pada Yang Maha Kuasa.

"Jenazah Pretty dibawa ke Lumajang, ini bentar lagi dibawa," ungkap Ade Nurul sahabat mendiang saat ditemui di RS Pengayoman, Minggu (4/11).

1 dari 2 halaman

1. Turun Berat Badan

Turun Berat Badan KapanLagi.com/Akrom Sukarya
Masih dari penjelasan Ade, Pretty ternyata telah keluar masuk RS selama satu bulan. Selama itu pula, Pretty mengalami penurunan berat badan yang drastis. Selama ditahan hingga akhir hayatnya Pretty turun kurang lebih 40 kg.

"Waktu di RS Bunda Aliyah dia turunnya 30 kg, pas di RS Polri 10 kg lagi. Kayaknya dia udah turun 40 kg. Dalam jangka 1-2 mingguan aja. Di sana dia masih ngeluh mual. Aku tanya gimana keadaannya di RS Pengayoman, kemarin dia bilang udah gak bisa jalan cuma itu aku belum sempet ketemu dia di RS Pengayoman," pungkas Ade Nurul.

2 dari 2 halaman

2. Masih Merasa Tak Bersalah

Selama di penjara, Ade mengaku Pretty ingin dikunjungi teman-temannya. Sikap Pretty yang amat bersahabat membuat mendiang sering dijuluki sebagai Miss Persahabatan. Lebih lanjut, Ade mengaku sang sahabat juga amat ingin pulang ke rumah.

"Keinginan yang belum terkabul bahwa dia selama ini merasa ga bersalah. Dia tetep merasa 'nanti gua akan balik nih pulang karena gua ga salah'. 'Ngga, sebentar lagi juga gua akan pulang, gua tuh ga salah', begitu selalu bilang gitu. Jadi keinginannya paling dia pengen balik ke rumahnya, bahwa dia merasa dia ga salah," jelas Ade Nurul.

(kpl/aal/rna)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑