Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara, Gerakan Anti Narkoba Nasional Keberatan

Ayu Srikhandi | 27 Juni 2018, 11:40 WIB
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara, Gerakan Anti Narkoba Nasional Keberatan

Kapanlagi.com - Artis Jennifer Dunn divonis empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 800 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Putusan tersebut membuat ketua umum Gannas (Gerakan Anti Narkoba Nasional), I Nyoman Adi Peri SH angkat bicara.

Menurut I Nyoman vonis empat tahun penjara yang didapat oleh artis yang akrab disapa Jedun itu bukanlah keputusan yang tepat. Pasalnya, Jennifer Dunn bukanlah pengedar. Oleh karena itu, Nyoman mempertanyakan keputusan hakim ke Komisi Yudisial, Jakarta, Selasa (26/6).

"Jedun itu bukan pengedar atau bandar. Jedun itu merupakan korban dari bandar narkoba. Sebagai pemakai kenapa harus mendapatkan vonis yang sama dengan bandar atau pengedar" kata Nyoman di Komisi Yudisial, Selasa (26/6/2018).

Kepala Umum Gerakan Anti Narkoba Nasional, I Nyoman Adi Peri SH ungkap keberatan Jennifer Dunn divonis empat tahun penjara. © KapanLagi.com/ Fikri Alfi RosyadiKepala Umum Gerakan Anti Narkoba Nasional, I Nyoman Adi Peri SH ungkap keberatan Jennifer Dunn divonis empat tahun penjara. © KapanLagi.com/ Fikri Alfi Rosyadi

Bagi Nyoman, hakim memang mempunyai kewenangan dalam mengambil keputusan. Namun, Nyoman menyayangkan keputusan tersebut.

"Dalam Sidang ini telah terjadi yang namanya Ultra Petita yaitu Putusan Pengadilan Melampaui Tuntutan Jaksa. Jaksa menuntut delapan bulan penjara tapi hakim memutuskan empat tahun penjara untuk Jedun," katanya.

Untuk itu, Nyoman meminta kepada Komisi Yudisial untuk memanggil majelis hakim agar Jedun bisa direhabilitasi. "Penjara bukan tempat yang cocok untuk seorang pesakitan seperti Jedun. Rehabilitasi lah yang cocok karena seorang pesakitan atau korban narkoba tidak akan sembuh kalau hanya dipenjara tetapi harus diobati dengan cara ikut program rehabilitasi" ungkap Nyoman.

(kpl/far/jje)

Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi