Jennifer Dunn Nggak Mau Disebut Pelakor, Tak Merasa Rebut Faisal Harris dari Sarita Abdul Mukti

Sora Soraya   | Jum'at, 07 Februari 2020 20:08 WIB
Jennifer Dunn Nggak Mau Disebut Pelakor, Tak Merasa Rebut Faisal Harris dari Sarita Abdul Mukti

Kapanlagi.com - Sekian lama bungkam terkait tuduhan pelakor dan pernikahannya dengan mantan suami Sarita Abdul Mukti yang bernama Faisal Harris, Jennifer Dunn memutuskan untuk muncul dan buka suara. Bersama kuasa hukumnya, ia menjawab berbagai rasa penasaran publik lewat wawancara eksklusif.

Kali ini pengacara Jennifer Dunn dan Faisal Harris yang bernama Firman Candra kembali diundang ke acara RUMPI. Duduk dan menjawab pertanyaan Feni Rose, Firman menyampaikan kegelisahan kliennya yang ogah dipanggil pelakor.

1 dari 2 halaman

1. Nggak Mau Disebut Pelakor

Nggak Mau Disebut Pelakor YouTube.com/TRANS TV Official
Bukan tanpa alasan, pasalnya Jennifer Dunn merasa tak merebut Faisal Harris dari pelukan Sarita Abdul Mukti. Pasalnya mereka baru menikah setelah Faisal berstatus duda, resmi bercerai dari Sarita terhitung sejak November 2018 lalu.

"Kok selalu distigma pelakor, stigma perebut laki orang, dan lain-lain. Itu selalu dimunculkan terus-menerus. Padahal kalau perpisahan (perceraian Faisal dan Sarita) itu tidak terjadi, itu nggak ada yang namanya pelakor. Ini adalah pilihan," tegas Firman selaku kuasa hukum.

"Pelakor itu kan secara riil adalah mengambil suami orang. Apakah mbak Jeje mengambil suami orang? Kan enggak," imbuh Firman yang kembali menegaskan kalau saat menikah kliennya sudah berstatus duda.

2 dari 2 halaman

2. Waktu Pernikahan Resmi Jeje & Faisal

Sebelumnya, juga sempat terungkap jika sebenarnya Faisal resmi mendaftarkan pernikahannya secara resmi dengan Jeje pada April 2019 lalu. Pernikahan secara negara ini dilakukan hanya berselang 5 bulan setelah ia resmi cerai dari Sarita.

Sementara itu, kuasa hukum Jeje yang bernama Pieter Ell sempat mengungkapkan jika sebenarnya Faisal sudah mempersunting Jeje dengan nikah siri pada 9 Desember 2016 silam. Well, menurut kamu bagaimana tentang hal ini?

(kpl/sry)

Editor:  

Sora Soraya