Jennifer Dunn Salat 5 Waktu dan Puasa Senin Kamis di Dalam Tahanan

Guntur Merdekawan | 28 Maret 2018, 09:15 WIB
Jennifer Dunn Salat 5 Waktu dan Puasa Senin Kamis di Dalam Tahanan

Kapanlagi.com - Jennifer Dunn saat ini tengah menantikan pengumuman tempat penahanan dirinya. Untuk sementara, Ia ditempatkan di Rutan Pondok Bambu setelah bekas perkaranya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Seperti kebanyakan artis lainnya yang juga sama-sama terlibat kasus narkoba, Jedun, begitu Ia akrab disapa, mulai menjadi sosok yang lebih religius selama menjalani masa tahanan. Untuk urusan salat dan puasa, wanita berusia 28 tahun ini tak pernah ketinggalan.

"Di dalam shalat lima waktu, puasa Senin Kamis. Tapi kebetulan hari ini tidak puasa karena lagi penyerahan tahap dua. Untung aja tidak puasa. Kalau puasa mungkin sudah pingsan karena crowded tadi. Merasa lemas lah tadi karena crowded, belum makan lagi. Udah dibeliin makanan. Nasi Padang yang murah meriah dan cepat," ujar Pieter Ell, kuasa hukum Jedun ketika ditemui di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan belum lama ini.

Jedun lebih religius di dalam tahanan / Credit: Bintang - Adrian Utama PutraJedun lebih religius di dalam tahanan / Credit: Bintang - Adrian Utama Putra

Selama di dalam Rutan, Jedun sendiri sempat bikin heboh karena kedapatan membawa handphone. Foto-fotonya bersama tahanan lain tersebar luas di dunia maya. Karenanya, Jedun pun sempat mendapat hukuman karena pelanggaran yang dilakukannya. Sayang, Pieter enggan membahas masalah tersebut.

"Yang lalu biarlah berlalu. Kan proses di Polda sudah selesai. Ini kan sudah di kejaksaan. Tidak ada urusan lagi dengan handphone, selesai menjalani sanksi isolasi di Polda. Case closed," jelasnya lebih lanjut.

Pieter juga masih belum tahu pasti di mana client-nya bakal ditempatkan nanti, karena Ia masih menunggu keputusan dari jaksa. "Belum tahu ditahan di mana. Rutan kan banyak. Prosesnya tunggu jaksa aja. Yang punya hajatan kan jaksa. Hari ini masih ada BAP tambahan administratif. Dan penentuan lokasinya gimana," pungkas Pieter.

Reporter: Rivan Yuristiawan

(kpl/bin/gtr)

Editor:  

Guntur Merdekawan