Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Jerinx SID Ditahan 20 Hari di Rutan Polda Metro Jaya Sebelum Sidang, Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Rabu, 01 Desember 2021 20:34 WIB
Jerinx SID Ditahan 20 Hari di Rutan Polda Metro Jaya Sebelum Sidang, Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara
Jerinx terancam 6 tahun penjara ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Jerinx SID terpaksa harus kembali masuk bui setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pengancaman. Seperti yang sudah diketahui, Adam Deni melaporkan penabuh drum band SID itu ke polisi dengan dugaan pengancaman.

Usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jerinx kemudian keluar dengan sudah memakai rompi merah dan ditemani oleh sang istri, Nora Alexandra. Sang kuasa hukum Jerinx, Sugeng Imam mengatakan, saat ini Jerinx ditahan selama 20 hari di rutan Polda Metro Jaya Jakarta sampai menunggu waktu persidangan tiba. 

 "Jerinx untuk ditahan selama 20 hari di Rutan Polda," kata Sugeng Imam Santoso di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

1. Ditemani Sang Istri

Gambar

Selama berjalan menuju ke rutan, Jerinx pun tak melepaskan genggamannya dari tangan sang istri. Di situ ia juga menyebut ada yang tidak beres dengan kasus yang menimpanya. 

Meskipun begitu, Jerinx sendiri mengaku akan terus menjalani kasus hukumnya dengan tanggung jawab penuh dan kooperatif dengan pihak kepolisian dan pengadilan. 

"Intinya semuanya akan saya hadapi dengan gentleman," ujar pemilik nama asli I Gede Ari Astina itu kepada wartawan. 

2. Ancaman Hukuman 6 Tahun Penjara

Gambar

Di sisi lain, pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Bima Suprayoga mengatakan bahwa semua berkas Jerinx dari pihak penyidik Polda Metro Jaya sudah dilimpahkan kepada Kejari.

Bima mengatakan, Jerinx melanggar pasal 27 ayat 4 juncto pasal 45 ayat 4 atau apsa 29 juncto asal Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perbuahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau UU ITE. Karena pelanggaran tersebut, Jerinx terancam hukuman penjara selama 6 tahun.

"Jaksa meneliti alasan objektif antara lain ancamannya 6 tahun, jadi mungkinkan untuk melakukan penahanan. Masuk alasan subjektif dan objektifnya," iujar Bima Suprayoga. 

3. Sudah Bertemu

Gambar

Perseteruan antara Jerinx SID dan Adam Deni masih berlanjut. Pada 14 Agustus 2021, Sabtu siang, keduanya akhirnya dipertemukan di Polda Metro Jaya. Pukul 11.45 WIB, Adam Deni tampak hadir bersama kuasa hukumnya, Machi Ahmad. Sang kuasa hukum pun menjelaskan maksud kedatangan dirinya dan Adam.

"Ini kan hanya pemenuhan proses mediasi yang sudah diatur juga berdasarkan SE kapolri nomor 2/11/2021 kan. Mengenai penerapan hukum UU ITE dan ini sifatnya wajib," ungkap Machi Ahmad.

Adam Deni mengaku akan mengikuti aturan untuk mediasi tersebut. Meski akan menjalankan proses mediasi, Adam Deni menegaskan bahwa kemungkinan untuk berdamai akan sangat kecil.

4.

Gambar

Meski sudah dimaafkan, Yusri Yunus mengatakan Adam Deni ingin proses hukum untuk Jerinx tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pihaknya juga mengatakan ini bukan satu-satunya mediasi antara Jerinx dan Adam Deni.

"Secara pribadi diterima maafnya tetapi yang bersangkutan saudara ADG juga menyampaikan meminta tetap proses hukum tetap berjalan. Kami pihak kepolisian sebagai mediatornya tidak bisa memaksanya, itu haknya silahkan tetapi di sisi lain kami masih membuka ruang untuk adanya mediasi sampai dengan berkas ini sebelum terkirim ke JPU karena belum ada titik temu antara pelapor dan terlapor," pungkasnya.

5. Serahkan ke Hukum

Gambar

Setelah mediasi berlangsung selama kurang lebih satu jam, Jerinx pun meminta warganet untuk tidak lagi memanas-manasi lagi masalah hukumnya yang menjeratnya itu. Karena Jerinx mengaku sudah meminta maaf pada Adam Deni.

"Ya, sudah terjadi proses saling memaafkan, minta maaf. Saudara Deni juga menerima maaf saya. Saya minta tolong terutama kepada para netizen sudahi memanas-manasi situasi karena permasalahan seperti ini menang jadi arang kalah jadi debu," ungkap Jerinx SID.

"Jadi, tidak ada yang untung dalam permasalahan ini," lanjutnya