Jessica Mila Menderita Penyakit Skoliosis Sejak SMP

Guntur Merdekawan | Selasa, 30 Juli 2019 07:35 WIB
Jessica Mila Menderita Penyakit Skoliosis Sejak SMP

Kapanlagi.com - Reporter: Wayan Diananto/Liputan6.com

Sebuah fakta mengejutkan datang dari aktris cantik Jessica Mila. Bintang film BRIDEZILLA itu ternyata mengidap sebuah penyakit bernama skoliosis, di mana kondisi tulang belakangnya membengkok secara tidak normal.

Jessica kali pertama menyadari kelainan pada tubuhnya ini sejak masih duduk di bangku SMP. Namun gadis berusia 26 tahun ini memilih untuk mengabaikannya karena merasa hal itu tak mengganggu aktivitas sehari-hari.

"(Kelainan) tulang belakang juga masih bikin insecure. Ini masalah postur tubuh ya, kadang yang bikin insecure kalau pakai baju tertentu hasilnya nggak bagus. Beberapa kali teman bilang, 'Kayaknya baju kamu miring deh, Mil'. (Omongan) itu sudah tidak terlalu saya pikirkan," ungkap Jessica kepada Showbiz Liputan6.com di Jakarta, baru-baru ini.

1 dari 2 halaman

1. Pengobatan Kiropraktik

Kini beberapa gejala nyeri juga sudah mulai dirasakan Jessica ketika duduk terlalu lama. Karenanya, Ia pun mulai melakukan beberapa metode pengobatan untuk menyembuhkan penyakitnya.

Salah satu metode yang dicoba Jessica adalah pengobatan kiropraktik. Pengobatan ini bertujuan menanggulangi gangguan sistem saraf tulang belakang lewat terapi kejiwaan, manipulasi tulang belakang, sendi, maupun jaringan lunak, dan lain-lain.

2 dari 2 halaman

2. Naikkan Berat Badan

Jessica Mila / Credit: KapanLagi - Deki Prayoga
Komentar negatif mengenai penampilan bukan alasan utama Jessica untuk menyembuhkan skoliosis yang dideritanya. Bintang sinetron Ganteng-Ganteng Serigala itu ingin dirinya bisa benar-benar hidup sehat, mengingat usianya juga masih cukup muda.

"Saya tidak memikirkan penampilan, tapi lebih ke aspek kesehatan karena sering sakit kepala atau kaki kiri lebih pegal karena menyangga beban tubuh lebih berat, atau masalah (kesehatan) lain," urai Jessica.

"Mungkin lambung saya sudah membesar. Makan seporsi sering merasa belum kenyang. Makanya porsi makanan harus dikurangi perlahan, makanan bergula dan bergaram harus dipantang dulu," pungkasnya.

(lip/gtr)


Editor:  

Guntur Merdekawan

↑