Julia Perez Ikut Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik

Darmadi Sasongko | 22 September 2014, 19:11 WIB
Julia Perez Ikut Terseret Kasus Pencemaran Nama Baik

Kapanlagi.com - Julia Perez masuk dalam daftar artis yang tengah dituntut karena tuduhan pelecehan lagu Situmorang Na Bonggal. Statusnya sebagai juri Comedy Academy, membuatnya masuk dalam daftar tergugat.

Hari ini Senin (22/9), pengacara Andar Situmorang memenuhi panggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan. Selaku pelapor, Andar mendatangi Polda Metro Jaya terkait penghinaan dan pencemaran nama baik atas lagu tersebut.

Semula hanya ke Qomar dan Eko Patrio sebagai pelapor, namun sekarang merambah ke para juri Comedy Academy lainnya, yakni Dorce Gamalama, Julia Perez dan Narji.

"Hari ini Krimsus melakukan panggilan baru atas pelecehan lagu Sitomorang. Setelah melakukan pemeriksaan, tim juri acara itu juga harus diperiksa. Qomar, Eko, Dorce, Jupe, Narji. Makanya kami ke sini kasih kasetnya," ucap Andar Situmorang, Senin (22/9).

Julia Perez © KapanLagi.comJulia Perez © KapanLagi.com

Pelecehan yang terjadi pada 2 Juni 2014 itu, menurut Andar sudah direncanakan. Sehingga pihaknya tidak terima dan memilih melanjutkan masalah tersebut ke ranah hukum.

"Saya sebagai pemegang hak cipta, mereka pakai tanpa izin menyanyikan untuk komersil. Lalu penghinaan dan pelecehan terhadap marga Situmorang sedunia," jelasnya.

Namun Andar hanya menggugat para juri yang ada dalam acara itu, sementara Indosiar selaku pemilik siaran tidak masuk tergugat. "Nantilah (akan dipanggil). Ini sudah penyidikan," tutup Andar sambil tersenyum.

Sebelumnya Eko dan Qomar selaku juri acara yang ditayangkan pada Senin (2/6) malam itu sengaja mempelesetkan lagu Situmorang Na Bonggal. Lirik yang seharusnya berbunyi Situmorang Ala Situ Ala Rude diganti menjadi guyonan Situ Monyet atau Orang. Andar sebelumnya juga mengadukan permasalahan itu ke Komisi Penyiaran Indonesia dan Badan Kerhormatan (BK) DPR. Karena status Eko dan Qomar yang saat itu masih anggota DPR.

(kpl/aal/dar)

Reporter:   Sahal Fadhli