Kaesang Dilaporkan Polisi, Ini Pendapat Indra Bekti

Guntur Merdekawan | 07 Juli 2017, 21:15 WIB
Kaesang Dilaporkan Polisi, Ini Pendapat Indra Bekti

Kapanlagi.com - Beberapa waktu terakhir ini Kaesang Pangarep, putra bungsu presiden Jokowi ramai jadi bahan perbincangan. Ceritanya, video dari pemain film CEK TOKO SEBELAH yang bertajuk Bapak Minta Proyek dilaporkan oleh seseorang dengan tudingan hate speech, terutama karena di dalamnya Kaesang beberapa kali mengucapkan kata 'dasar ndeso' pada beberapa pihak yang membuatnya kesal.

Menanggapi kasus ini, Indra Bekti ikutan berkomentar. Menurut presenter kondang itu, Kaesang sebenarnya sama sekali tidak bermaksud untuk menyebarkan hate speech dalam videonya, melainkan sekedar curhat mengenai kondisi Indonesia yang memang tengah buruk saat ini.

"Aku melihat dia (Kaesang) tidak menghujat ke satu orang, kelompok. Aku lihatnya dia cuma curhat, nggak hate speech juga. Malah dia memperlihatkan kenapa anak sekarang kok seperti ini, anak di bawah umur diajak menghujat orang," ujar Inbek ketika ditemui di Senayan City, kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (7/7).

Inbek bela Kaesang © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoInbek bela Kaesang © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Lebih jauh, Indra memaparkan maksud kata 'ndeso' yang dijadikan permasalahan di video tersebut. Menurut Inbek, Kaesang tidak menggunakan kata-kata tersebut untuk merendahkan pihak tertentu, melainkan sebuah seruan agar orang-orang yang dimaksud Kaesang membuka matanya dan berhenti menyebar kebencian, terutama pada sesama warga Indonesia.

"Itu kan hal yang menurut aku curhatan seseorang. Siapapun boleh curhat, kebebasan berbicara, dia tidak mengajak orang untuk membenci, mengajak orang mengujar kebencian. Nggak ada kata-kata itu. Ndeso-ndeso itu kan bukan ngatain orang, ndeso itu lebih (ditujukan) kepada orang yang merasa (tersindir). Kalau dia merasa ya berarti dia nggak bener, aku lihatnya gitu. Intinya ndeso itu untuk orang-orang yang kurang bener ngajakin orang misal kayak menghujat Ahok kemarin," sambungnya.

"Ya harusnya kita sebagai orang dewasa melihat itu sebagai suatu kritikan untuk mengajak orang jangan gitu dong, ajak yang bener," pungkas suami dari Aldilla Jelita itu.

(kpl/abs/gtr)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho