Kasus Kepemilikan Harimau & Senjata Api, Pihak Aa Gatot Bawa nama UGB

Guntur Merdekawan  | 17 Oktober 2017, 21:15 WIB
Kasus Kepemilikan Harimau & Senjata Api, Pihak Aa Gatot Bawa nama UGB

Kapanlagi.com - Sidang lanjutan atas kasus dugaan kepemilikan satwa dilindungi harimau dan juga senjata api Aa Gatot Brajamusti kembali digelar. Seperti yang sudah ditekankan sebelumnya, pihak Gatot kembali menyangkal tuduhan-tuduhan dari JPU kepadanya.

Achmad Rifai, kuasa hukum Gatot bahkan membeberkan jika sebenarnya satwa liar harimau yang dipermasalahkan milik dari Ustaz Guntur Bumi. Jika pihak UGB nantinya menyangkal, Rifai menantang pihak pengadilan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Eksepsi perkara satwa dan senpi sudah dijelaskan. Itu barang bukan milik Aa Gatot, pemiliknya sudah kita jelaskan. Milik UGB (Ustaz Guntur Bumi), sudah dijelaskan satwa liar harimau bukan milik Gatot. Biarkan mereka (UGB) ngaku apa tidak. Tapi soal pemeriksaan saksi, biar terbukti. Kami punya buktinya itu. Fakta hukum ada bahwa bukti milik dia, UGB berarti memberikan keterangan bohong," ujar Rifai ketika ditemui di PN Jaksel, ampera, Jaksel, selasa (17/10).

Aa Gatot dijerat kasus berlapis © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoAa Gatot dijerat kasus berlapis © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Selain masalah kepemilikan satwa dilindungi dan senjata api, Aa Gatot juga tengah menghadapi satu kasus lain, yakni asusila. Untuk yang satu ini, Rifai menyebut bahwa ada pihak yang mencoba menjatuhkan Gatot dan melakukan rekayasa dalam kasus ini.

"Saya tidak bisa memberikan keterangan mengenai esepsi kasus asusila. Padahal saya lebih senang soal kasus asusila, ada rekayasa. Karena kami menilai ada yang ingin menjatuhkan Gatot," sambungnya.

Pada sidang asusila berikutnya, Elma Theana dan Reza Artamevia bakal hadir sebagai saksi. Rifai menegaskan jika pihaknya tidak gentar jika nantinya Elma dan Reza mengeluarkan pernyataan yang menjatuhkan Aa Gatot.

"Minggu depan jawaban dari jaksa. Saya yakin 100 persen, semua kasus, kasus asusila, saya yakin ini rekayasa kasus. ET (Elma Theana) dan RA (Reza Artamevia) menjadi sksi. Mereka terserah mau membelok dari Gatot atau tidak. Intinya, jikalau mereka memberikan keterangan palsu maka saksi akan terkena sanksi," punkgas Rifai.

(kpl/pur/gtr)

Reporter:  

Mathias Purwanto.