Kepanasan dan Tak Nyaman di Rutan, Jennifer Dunn Ingin Ajukan Rehab

Tyssa Madelina  | 12 Januari 2018, 07:30 WIB
Kepanasan dan Tak Nyaman di Rutan, Jennifer Dunn Ingin Ajukan Rehab

Kapanlagi.com - Pasca tertangkapnya mantan pesinetron Indonesia, Jennifer Dunn atas kasus narkoba, kini ia terpaksa menjalani hidup di balik jeruji besi. Ketika ditangkap di kawasan rumahnya pada tanggal 31 Desember 2017 lalu, Pieter Ell selaku kuasa hukum Jennifer Dunn mengakui hingga kini kondisi psikis wanita berusia 28 tahun tersebut cukup terguncang. Terlebih, memori saat penggeledahan dan penangkapannya masih terngiang hingga kini.

"Itu kan detik-detik ditangkap, saya diminta penyidik buat menjelaskan sebelum menandatangani berita acara. Tiba-tiba dia shock akan ditahan. Spontan loh itu," tutur Pieter Ell, saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

Namun untung saja, kondisi psikis Jennifer sudah berangsur membaik saat ini. Meski begitu, Jennifer mengaku tak nyaman berada di rumah tahanan. Menurut Peter, kondisi disana jauh lebih buruk dari yang orang-orang bayangkan.

Menurut kuasa hukumnya, kondisi psikis JeDunn saat ini cukup terguncang. © KapanLagi.com/Budy SantosoMenurut kuasa hukumnya, kondisi psikis JeDunn saat ini cukup terguncang. © KapanLagi.com/Budy Santoso

"Kalau histeris sih sementara tidak. Tapi secara psikis yah pasti masih ini ya. Nggak enak ya di rutan dan penjara ya. Panas. Siapa bilang enak?" ungkapnya.

Lebih lanjut, kini Peter mengusahakan penuh agar kliennya dapat diberi hak untuk melakukan proses rehabilitasi. Akan tetapi, Peter tak menampik, bahwa semua hal tersebut nantinya tergantung dari kebijakan dan pertimbangan dari pihak berwajib. Untuk itu, saat ini Jennifer tengah was-was menanti keputusan.

"Nggak pede sekarang. Dalam arti situasi buat dia sangat deg-degan. Dan minta didoakan sama ke keluarga. Hak klien kami di UU berhak mendapatkan rehab tapi tergantung polisi aja. Kira-kira pertimbangannya seperti apa," pungkasnya.

(kpl/aal/tmd)

Reporter:  

Sahal Fadhli