Kesaksian Salah Satu Tamu Undangan Pernikahan Kapolsek Kembangan, Banyak Hand Sanitizer-Diperiksa Suhu Lebih Dari Sekali

Jum'at, 03 April 2020 07:45 WIB
Kesaksian Salah Satu Tamu Undangan Pernikahan Kapolsek Kembangan, Banyak Hand Sanitizer-Diperiksa Suhu Lebih Dari Sekali

Kapanlagi.com - Salah satu undangan dari resepsi pernikahan yang mengundang kontroversi masyarakat tersebut adalah Miftahul Munir (30). Walau terlihat meriah, dirinya mengatakan jika pernikahan tersebut sejatinya tetap mengedepankan Physical Distancing.

"Sebelum masuk hendak ke ruang pesta saya dicek suhu dulu. Kemudian menyerahkan undangan yang terdapat barcode di dalam undangan tersebut. Para tamu yang sudah diizinkan masuk juga diminta agar memakai hand sanitizer," kata Munir seperti dilansir Indozone, Kamis (2/4/2020).

 

 

 

1 dari 5 halaman

1. Diperiksa Suhu Tubuh Lebih Dari Sekali

Dalam acara tersebut, dirinya tak hanya sekali diperiksa suhu tubuh. Pihak wedding organizer kembali memeriksa suhu tubuhnya dalam jarak sekitar 10 meter, dan hanya undangan yang memiliki suhu di bawah 37 derajat celcius yang diijinkan masuk.

"Hanya tamu yang memiliki suhu di bawah 37 derajat celcius yang diizinkan masuk ke ruangan pesta," ungkapnya lagi.

2 dari 5 halaman

2. Para Tamu Jaga Jarak

Para Tamu Jaga Jarak Instagram
Hand sanitizer diungkapkan olehnya selalu tersedia di acara pernikahan tersebut. Sedangkan pihak undangan pun sudah tahu diri dan cukup menjaga jarak satu dengan lainnya.

"Para tamu undangan di sana tidak terlalu padat. Cukup berjauh-jauhan," ucapnya.

3 dari 5 halaman

3. Pernikahan Higienis

Dirinya juga mengaku tak bersalaman dengan pengantin saat naik dan mengucapkan selamat. Pernikahan kompol Fahrul diakuinya sebagai pernikahan ter-higienis yang pernah didatanginya selama ini.

"Pokoknya ini pernikahan higienis yang pernah saya kunjungi," tutupnya.

4 dari 5 halaman

4. Alasan Tetap Nekat Gelar Resepsi

Alasan Tetap Nekat Gelar Resepsi Instagram @pauull_21
Lantas, apa yang membuat Kompol Fahrul tetap nekat menggelar pesta nikah di tengah wabah virus Corona? Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Kamis (2/4/2020) mengatakan jika itu adalah alasan personal.

"Itu alasan masing-masing, orang mau kawin. Karena kan dia sudah undang sebelumnya," ujarnya dilansir Detik.com.

Perintah Kapolri Jenderal Idham Azis soal larangan membuat keramaian massa baru diteken pada tanggal 19 Maret 2020. Sedangkan Farul sudah terlanjur menyebar undangan 2 bulan sebelumnya.

5 dari 5 halaman

5. Tak Tunda Pernikahan

"Itu kan (maklumat) ditandatangani tanggal 19 Maret, hari Kamis. Bagi kita tetap salah. Dia bilang mengundang dari 2 bulan sebelumnya kalau menurut dia," tambahnya.

Perintah tersebut dikeluarkan hanya 3 hari menjelang pesta pernikahannya. Namun meski begitu, dirinya diketahui tak menunda pesta pernikahan tersebut hingga akhirnya menjadi viral di social media.

(kpl/frs)