Kesulitan Adinda Thomas Perankan Sosok Widya di Film 'KKN DI DESA PENARI', Harus Bisa Dialek Jawa dan Bermain Dengan Ular

Dhimas Wahyu Nugroho   | Minggu, 05 Januari 2020 22:05 WIB
Kesulitan Adinda Thomas Perankan Sosok Widya di Film 'KKN DI DESA PENARI', Harus Bisa Dialek Jawa dan Bermain Dengan Ular

Kapanlagi.com - Cerita horor KKN di Desa Penari mungkin sudah tak asing di telinga masyarakat. Kisah yang sempat ramai di twitter beberapa waktu lalu inipun akhirnya diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama. Adinda Thomas, salah satu aktor di film ini pun mengaku sedikit kesulitan ketika akting. 

Dalam film KKN DI DESA PENARI kali ini, aktris cantik ini memerankan tokoh utama yang bernama Widya.

"Berperan sebagai Widya. Sebenernya kita semua anak kuliahan yang mau pergi KKN," kata Adinda Thomas saat ditemui di lokasi syuting KKN DI DESA PENARI beberapa waktu lalu. 

1 dari 2 halaman

1. Kesulitan Dengan Dialek Jawa

Kesulitan Dengan Dialek Jawa ©nstagram/kknmovie
Selama proses syuting, banyak kesulitan yang dialami oleh Adinda Thomas, terutama masalah dialek. Seperti yang diketahui, cerita ini berlatarkan tentang KKN mahasiswa di sebuah desa di Jawa Timur. 

"Kesulitan yang paling itu adalah dialek, karena aku bukan orang Jawa yang notabene Widya itu orang Surabaya. Dialeknya harus kental," paparnya. 

Namun, meski kesulitan saat mencoba dialek Jawa, Adinda Thomas sangat bersyukur bisa syuting dengan kru yang notabene adalah orang Surabaya. Jadi, ketika ia melakukan kesalahan, banyak yang mengoreksinya. 

"Coach akting kita ini sebenernya dari orang Surabaya, jadi sangat membantu. Di sini juga hampir banyak orang Jawa. Mas Ipung, DOP kita juga orang Surabaya, jadi ngebantu juga pas di set. Kalo dialognya kurang tepat, bisa dikoreksi, Alhamdulillah ada yang jagain," paparnya.

 

 

2 dari 2 halaman

2. Harus Beradegan Dengan Ular

Tak cuma kesulitan masalah dialek, sebagai Widya, Adinda Thomas juga harus berakting dan bermain bersama ular. Sempat takut dengan ular, namun dengan latihan terus menerus, ia mengaku akhirnya nyaman dengan hewan reptil tersebut. 

"Yang kedua, aku ada beberapa adegan sama ular. Alhamdulillah MD memberikan kesempatan workshop dulu sih. Jadi bisa terlatih dulu sih," ujarnya.

"Takut banget, sampe yang akhirnya nyaman sama uler," tukasnya. 

 

(kpl/apt/DIM)


↑