Ketok Palu, Ini Hasil Putusan Sidang Hak Asuh Anak Atalarik Syach & Tsania Marwa

Galuh Esti Nugraini | Rabu, 04 September 2019 13:10 WIB
Ketok Palu, Ini Hasil Putusan Sidang Hak Asuh Anak Atalarik Syach & Tsania Marwa

Kapanlagi.com - Sidang hak asuh anak Atalarik Syach dan Tsania Marwa akhirnya bermuara di titik akhir. Agenda putusan digelar hari ini, Rabu (4/9) di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Atalarik tampak lebih siap dengan datang sejak pukul 9 pagi. Berbeda dengan sang mantan istrinya yang tidak hadir karena menurut sang manajer, kondisi badannya drop.

"Ngga enak badan. Namanya perempuan, ibu, khawatir. Takutnya terjadi yang ngga diinginkan," ujar Ernawati, sang manajer.

1 dari 2 halaman

1. Sidang Putusan Berjalan Singkat

Sidang berlangsung cukup singkat. Belum genap jam 10, sidang sudah usai. Terdengar sedikit dari luar suara ketukan palu hakim, mengingat sidang berjalan tertutup.

Tidak lama, Atalarik Syach beserta pengacara keluar ruang sidang dan langsung memberikan hasilnya kepada awak media. Menurut mereka, hasilnya untuk kemenangan sang anak.

"Alhamdulillah sidang hari ini, sudah berlangsung cukup lama ya, memasuki bulan ketujuh. Putusan hari ini mengabulkan gugatan Marwa, tapi juga mengabulkan gugatan Atalarik, jadi dikabulkan sebagian. Kalau dapat saya simpulkan, yang dimaksud adalah anak kondisinya tetap pada kondisi sebelum perkara ini," jelas Junaidi.

"Sehingga apapun keputusan hakim adalah kemenangan anak, bahwa anak diharapkan tetap dapat pengasuhan dari kedua orang tua. Barangkali itu saja putusan tadi yang bisa saya sampaikan," sambung sang pengacara.

2 dari 2 halaman

2. Anak Diasuh Berdua

Anak Diasuh Berdua © KapanLagi.com/Agus Apriyanto
Demi menunjukkan hasil yang komprehensif, kini giliran pihak Tsania Marwa yang berbicara tentang hasil sidang tadi. Meskipun pernyataannya kurang lebih sama, pengacara Tsania memaparkan lebih detail tentang hasil hak asuh anak Atalarik dan Tsania.

"Sudah putusan, hasil putusan intinya bahwa anak diasuh berdua. Untuk anak perempuan (Shabira) jatuh ke Marwa, kalau yang laki (Syarif) ke Atalarik, dengan akses pertemuan Marwa. Cuman saya belum konsultasi ke Marwa karena kan maunya klien (Marwa) saya, dua-duanya ke dia," ujar Rizam Tadjoedin, pengacara Tsania Marwa.

"Saya udah ngabarin ke keluarga Marwa. Belum ada omongan, kecewa sih iya, kan kita menginginkan dua-duanya cuma baru dapat satu aja," sambung Ernawati, sang manajer.

Akan tetapi, keputusan ini belum bulat. Pengacara Tsania masih menginginkan untuk berdiskusi dengan Tsania sebelum mengambil keputusan untuk tindakan selanjutnya. Mereka masih punya waktu 2 minggu guna menentukan apakah menerima putusan atau mengajukan banding.

(kpl/apt/gen)


↑