Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Kini Ditahan Atas Kasus Kecelakaan, Orangtua Gaga Muhammad Awalnya Berencana Menikahkan Sang Anak dengan Laura Anna

Jum'at, 10 Desember 2021 11:11 WIB
Kini Ditahan Atas Kasus Kecelakaan, Orangtua Gaga Muhammad Awalnya Berencana Menikahkan Sang Anak dengan Laura Anna
Gaga Muhammad mau dinikahkan dengan Laura Anna © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya - instagram.com/edlnlaura

Kapanlagi.com - Gaung Sabda Alam Muhammad alias Gaga Muhammad kini mendekam di penjara akibat kasus kecelakaan lalu lintas. Akibat kecelakaan tersebut, kekasih Gaga saat itu, Laura Anna mengalami kelumpuhan.

Kuasa hukum Gaga Muhammad menyatakan, sebetulnya kliennya itu ikut merawat Laura Anna disaat menjalani perawatan.

"Gaung sih sebetulnya, ikut merawat, itu informasi yang saya terima dari ibunya, setahun lebih dia merawat, datang ke rumahnya dan sebagainya," kata Fahmi Bachmid di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (9/12/2021).

1. Orangtua Berencana Menikahkan

Gambar

Sebelum dibawa ke ranah hukum, awalnya pihak Gaga berencana untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Bahkan, orang tua Gaga juga berencana akan menikahkan anaknya dengan Laura Anna.

"Bahkan dari keluarga dari ibunya itu sempat membicarakan akan mengawinkan. Tapi yang terjadi justru seperti ini proses hukum berjalan mungkin merasa tidak ada lagi yang perlu dibicarakan secara kekeluargaan," ungkapnya.

2. Bantu Proses Penyembuhan

Gambar

Tak cuma itu, dari pihak keluarga Gaga juga berusaha membantu proses penyembuhan Anna Laura dari kelumpuhan.

"Ibunya juga dateng membawa tukang terapi dari Sulawesi untuk ngobatin, jadi kalo ikhtiar satu tahun lebih untuk merawat. Itu bukan sembarangan seorang laki-laki merawat setahun lebih itu dahsyat," kata Fahmi Bachmid.

3. Jalani Sidang Lanjutan

Gambar

Diketahui, Gaga Muhammad baru saja menjalani sidang lanjutan atas kasus kecelakaan lalu lintas di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (9/12/2021). Digelar secara virtual, sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari JPU. Namun, karena saksi yang dihadirkan JPU tidak bisa hadir dalam persidangan, akhirnya sidang tersebut ditunda pekan depan.

"Kalo sidang ditunda itu memang Jaksa memang yang meminta ditunda. Kalau saya kuasa hukum dari terdakwa dari Gaung, hanya mengikuti proses hukum ini. Hasil persidangan kemaren sebetulnya, sangat luar biasa. Terungkap yang pertama, habis minum-minum," kata Fahmi Bachmid.

"Jadi tidak bisa melihat dari satu sisi, jadi di sini memang dua-duanya habis minum, itu diakui oleh dua-duanya. Yang satu habis minum, terus tidur, terus ada keterangan yang satu pake seatbelt separo, kita liat nanti di persidangan," tutup Fahmi Bachmid.

4. Akui Mabuk Saat Berkendara

Gambar

Soal kecelakaan mobil yang mengakibatkan Laura sakit saraf, Gaga mengatakan kalau mereka sebelumnya memang minum dan mabuk. Gaga mengaku kalau saat itu dirinya sedang capek dan memutuskan untuk pulang.

"Kita semua emang abis minum, bukan gue doang. Dari situ kejadiannya dari blok M, tempat makan di B dan kejadian itu baru pas di Jagorawi. Itu kan kalo buat orang mabok itu lumayan jauh. Di malam itu gue lagi capek banget," jelas Gaga.

"Gue sempat ketiduran bentar. Pas gue bangun beberapa detik bangun depan gue tuh udah truk daripada gue ngehantem truk lebih parah, kita berdua bakal lebih parah jadi mendingan gue ambil jalur kanan," sambungnya.

5. Ancaman 5 Tahun Penjara

Gambar

Gaga Muhammad kini resmi ditahan di Rutan (Rumah Tahanan) Satlantas Metro Jakarta Timur sejak 2 November 2021 terkait kasus kecelakaan lalu lintas. Akibat kecelakaan tersebut, mantan kekasihnya, Laura Anna yang berada di dalam mobil bersama Gaga mengalami kelumpuhan.

Terkait kasus ini, Gaga dikenakan Pasal 310 ayat 3 UU Nomer 22 tahun 2009 yang membahas peraturan lalu lintas dan angkutan jalan. Jika terbukti bersalah, pria 20 tahun itu terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

"Pasal yang dikenakan 310 ayat 3 UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Ancamannya 5 tahun maksimal," kata Jaksa Penuntut Umum, Handri di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (7/12/2021).