Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Kini Jadi Politisi, Tina Toon Terima Segala Kritik dan Saran di Akun Instagram Miliknya

Rabu, 12 Agustus 2020 07:15 WIB
Kini Jadi Politisi, Tina Toon Terima Segala Kritik dan Saran di Akun Instagram Miliknya
Tina Toon / Credit: Instagram - tinatoon101

Kapanlagi.com - Di era serba digital ini, hampir semua lapisan masyarakat Indonesia memiliki sosial media, baik itu Twitter, Instagram, Facebook, Tik Tok dan lainnya. Begitupun artis yang kini menjadi anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Tina Toon. Mantan penyanyi cilik itu mengaku punya sosial media sejak kemunculan Friendster.

Menurut Tina, sosial media telah mengalami transformasi besar-besaran, terutama dari segi fungsi atau penggunaan. Menurutnya, saat ini sosial media banyak dimanfaatkan segelintir orang untuk ajang berbisnis atau promosi.

"Aku punya sosmed sebenernya dari dulu banget sih, dari zaman Twitter baru-baru awal, Friendster aku nggak begitu main, tapi udah main Twitter, FB, pokoknya zaman awal banget deh, gitu," kata Tina Toon kepada Kapanlagi.com.

"Dulu sosial media bener-bener cuma buat sama temen-temen deket aja gitu, kayak Facebook. Tapi mulai Twitter dan Instagram mulai untuk ke publik. Misalnya udah mulai untuk media promosi sebagai publik figur. Kalo dulu kan sosial media hanya untuk pribadi, kalo sekarang ya untuk jadi satu platform lah gitu," sambungnya.

1. Sisi Positif dan Negatif dari Media Sosial

Gambar

Perkembangan sosial media juga disebut Tina menimbulkan beberapa dampak negatif. Seperti diketahui, saat ini pembully-an secara virtual begitu sering kita temui. Selain itu, ada pula kemunculan buzzer yang bertujuan untuk menjatuhkan seseorang atau satu pihak tertentu.

"Kalau sosial media sih sebetulnya dibilang positif dan negatif ada 2 sisi ya. Cuma kalo untuk media kita sosialisasi, media kita promosi dan lain-lain itu sisi positif. Tapi negatifnya, ya lebih kepada misalnya sekarang ada perang status misalnya kayak gitu, bully dan lain-lain secra virtual. Dan ada juga buzzzer-buzzer yang memang dipakai oknum tertentu untuk menjatuhkan seseorang dari sosmed," tambah Tina.

2. Tetap Gunakan Medsos Seperti Sedia Kala

Tina saat ini berstatus sebagai seorang Wakil Rakyat. Meskipun begitu, Ia tetap menggunakan semua sosial medianya seperti biasa. Hanya saja, kini Ia juga bisa melakukan berbagai program sosialiasi dengan bantuan media sosial.

"Kalau komen aku nggak pernah jadi berubah sih, maksudnya memang secara publik figur akhirnya Instagram, Tik Tok atau apa ada juga lah kayak promo-promo, endorse, terus promo lagu misalnya pas jadi artis, atau nggak promo program, sosialisasi program pada saat sekarang juga kan sebagai wakil rakyat," kata pelantun lagu Bolo Bolo tersebut.

3. Akun Instagram untuk Mendengarkan Aspirasi Rakyat

Gambar

Saat ini, Tina lebih banyak menggunakan akun Instagram untuk bersosialisasi. Bahkan, wanita berusia 26 tahun itu juga punya Instagram lain yang digunakannya untuk mendengar masukan, kritikan, hingga keluhan masyarakat.

"Kalo hide status atau gimana, nggak sih. Tapi lebih kepada, kalo aku di Instagram atau di mana, komen atau apa ada juga beberapa yang aku batasi atau blok. Karena toxic aja, tapi kalo akun politik nggak pernah, kayak Tina Toon 5, kan aku ada Tina Toon 101. Kalo Tina Toon 5 bener-bener aku buka untuk publik, terserah mau ada buzzer kek mau apa, its ok," kata Tina Toon.

"Karena memang itu tanggung jawab aku sebagai wakil rakyat ya mau kritik mau apa segala macem kita hajar semua lah, nggak masalah, kita terima. Tapi kalo yang di akun-akun yang memang apalagi kayak Tik Tok, Tina Toon 101 kan itu bener-bener untuk profil, jadi ya semua boleh tapi follow dulu baru bisa komen," tutup Tina.

 

Topik Terkait