Kisah Dita Karang Sebelum Terjun ke Industri K-Pop, 2 Tahun di Sekolah Musik Prestisius Amerika

Minggu, 24 Mei 2020 20:35 WIB
Kisah Dita Karang Sebelum Terjun ke Industri K-Pop, 2 Tahun di Sekolah Musik Prestisius Amerika

Kapanlagi.com - Teka-teki seputar identitas sosok Dita Karang personel Serial Number akhirnya secara perlahan terungkap ke publik. Gadis Indonesia pertama yang sukses berkarir di industri musik K-Pop itu baru saja menceritakan banyak sekali hal tentang dirinya kepada Dian Sastrowardoyo.

Sebelum terjun jadi personel Serial Number, Dita sejarinta sempat menghabiskan waktu 2 tahunan di New York, Amerika. Kala itu, Dita mendapatkan beasiswa untuk mengikuti program conservatory di sekolah musik prestisius bernama The American Musical and Dramatic Academy (AMDA).

"Karena aku base-nya dance, jadi daftarnya nggak cuma ke broadway, tapi ke sekolah di AMDA itu dia musical school, tapi ada jurusan dance teater namanya. Aku di sana 2 tahun, conservatory program. Jadi walaupun aku jurusannya dance, tetep dikasih kayak acting class, musical, singing walaupun dance major," ungkap Dita kepada Disas seperti dilansir KapanLagi.com dari Instagram Dian Sastrowardoyo.

1 dari 2 halaman

1. Kesulitan Cari Teman

Dita lantas menceritakan pengalamannya ketika menjalani masa sekolah 2 tahun di AMDA. Salah satu kendala terbesarnya kala itu adalah menjalin hubungan pertemanan mengingat Ia merupakan anak yang cukup pendiam.

"Sebenarnya kan aku bukan tipa yang mulai ngomong duluan, jadi waktu pertama kali di NY aku kayak udah nggak kenal siapa-siapa, tapi aku juga nggak mungkin kan hidup sendirian terus. Jadi waktu itu juga makanya aku bilang daripada nyari apartemen atau apa mendingan di dorm, karena kalau di sana kan pasti ada temen-temen yang dari kelas, jadi bisa bareng-bareng, ya gitu-gitu aja sih untuk nyari temennya," sambung Dita.

2 dari 2 halaman

2. Sering Gagal Audisi

Setelah menyelesaikan programnya, Dita tak lantas bisa mendapatkan apa yang diinginkannya begitu saja. Bahkan gadis asli Yogyakarta ini sempat merasa stress dan tertekan karena berkali-kali gagal ketika mengikuti berbagai audisi.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Dian Sastrowardoyo (@therealdisastr) on May 24, 2020 at 3:04am PDT

"Kalau untuk persaingan, setelah lulus kan udah mulai audisi-audisi gitu. Persaingannya ketat banget. Dari semua role di dunia ini kok aku nggak ada yang dapet ya, sampai kadang-kadang aku udah audisi berkali-kali kok nggak ada yang dapet. Daftar ini, semuanya aku daftarin nggak ada yang nyangkut. Ternyata memang nggak gampang ya," tutupnya.

Setelahnya, Dita memutuskan untuk join di sebuah K-Pop dance studio di Amerika dan dari sanalah jalannya untuk menapaki industri K-Pop mulai terbuka.

(kpl/gtr)