Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Kisah Haru Sinta Rani, Model Indonesia Keturunan India yang Kini Beralih Profesi Jadi Seorang Penjual Kue

Rabu, 01 Desember 2021 17:08 WIB
Kisah Haru Sinta Rani, Model Indonesia Keturunan India yang Kini Beralih Profesi Jadi Seorang Penjual Kue
Sinta Rani dari Model Berprestasi Jadi Tukang Kue / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Nama Sinta Rani pasti sudah tak asing lagi di dunia permodelan Tanah Air. Berjalan di atas catwalk sudah seperti panggilan jiwa bagi wanita cantik yang juga memiliki keturunan India ini. Baju rancangan desainer-desainer kondang Indonesia pun sudah pernah dikenakannya di atas catwalk, seperti karya Ivan Gunawan, (alm) Barli Asmara, Anna Avantie, Oscar Lawalata dan masih banyak lainnya.

Sinta juga sempat menggoncangkan panggung dunia Internasional dengan mewakili Indonesia di ajang Miss Bikini International 2011. Di ajang tersebut, Sinta berhasil meraih posisi 12 besar untuk Indonesia dan 4 Besar untuk miss popularity. Sebuah hal yang begitu membanggakan tentunya.

Jika dihitung-hitung, karir Sinta di dunia modelling sudah mencapai angka 10 tahun lebih. Namun siapa sangka jika wanita berkulit eksotis ini bisa membawa nama Indonesia ke dunia luar dan menunjukan toleransi dan keragaman bangsa.

1. Beralih Profesi Jadi Penjual Kue

Gambar

Meski karirnya begitu moncer di dunia modelling, namun hal itu tak lantas membuat Sinta stay di zona nyamannya. Mungkin tak banyak yang tahu, ternyata sudah 2 tahun terakhir ini Sinta meninggalkan panggung modelling yang telah membesarkan namanya. Sebagai penggantinya, ia kini menjadi seorang pedagang kue.

Perubahan profesi dari panggung megah ke tukang kue ini kadang  menjadi bahan ejekan atau sindiran dari rekan seprofesinya. Tapi di balik itu semua, ternyata ada hak yang membuat Sinta meninggalkan dunia modelling.

2. Alasan Tinggalkan Dunia Modelling

Gambar

Salah satu alasan Sinta memutuskan meninggalkan dunia modelling adalah kepergian sang nenek pada 2019 lalu yang membuatnya terpukul. Diperparah dengan COVID-19 yang melanda dunia. Berdampak dengan banyaknya event-event fashion week yang dibatalkan dan juga aktivitas di luar ruangan dibatasi pada saat itu.

Mengisi kesibukannya, Sinta mencoba membuat resep kue. Hal inilah rupanya yang membuat Sinta bisa lebih mengenang mendiang nenek tercinta.

"Baking itu membuat saya lebih dekat dengan Nenek saya, waktu kecil saya sering banget bikin kue ini itu sama nenek. Ketika beliau udah nggak ada itu kayak ada yang hilang dalam diri saya dan kayak nggak terima begitu aja," ujar Sinta dengan mata berkaca-kaca.

"Dan momen-nya tuh pas banget beberapa bulan sebelum Covid, jadi orang mikirnya pasti karena uda jobless di Model nih anak Tapi kan gak ada yang tau alasan terdalamnya apa dan gak penting juga saya harus menjelaskan satu persatu ke mereka," sambungnya.

3. Pentingnya Sosok Sang Nenek

Gambar

Tidak mampu berkeluh kesah dan menemui sang Nenek seperti biasa membuat Sinta mencari cara baru untuk lebih dekat dengan sang Nenek. Beranjak dari kenangan-kenangan dengan sang neneklah yang membuat Sinta beralih profesi saat ini.

"Dari kecil kita (adik beradik) besar di tangan kakek nenek, karena orangtua selalu pergi keluar negeri mulu kan. Jadi kalo nenek itu lebih jadi sosok yang selalu ada buat kita. Khususnya buat aku, nenek itu my hero for everything," jelasnya lagi sambil menahan tangis.

4. Tantangan Baru Bagi Sinta Rani

Gambar

Diawali dengan keisengan dan dorongan teman-teman yang tidak berhenti mendukung dan memberi komentar yang baik tentang rasa Kuenya membuat Sinta akhirnya memutuskan untuk serius menjalani bisnis kue kering (cookies) berbasis online sejak akhir 2020 kemarin.

"Tidak semudah yang saya bayangkan. Kalau di dunia Model saya bisa dikenal orang karena unik dengan warna kulit saya kan. Kalo di dunia cookies kan bukan soal penampilan aja, tapi rasa. Mau bentuknya cakep juga kalo rasanya nggak enak ya nggak akan dibeli orang lagi dan lagi kan. Karena ini kan bukan cuma sesuatu yang dipandang tapi dimakan juga," kenang Sinta.

5. Konsep Cookies Unik

Walaupun masih tergolong anak baru di bisnis ini, tapi Sinta tidak patah semangat atas kegagal-gagalan yang terjadi dalam memperkenalakan cookies yang dilabeli RALOVINI ini kepada market lebih luas. Tekad Sinta yang kuat memberanikan dirinya untuk mengadakan Bazaar di 3 Tempat sekaligus di akhir tahun ini.

Sinta yakin dengan kreasi cookiesnya yang berbeda cara penyajianya dapat membuat calon pembeli lebih berminat. Keyakinan ini diperkuat dengan belum adanya pesaing-pesaing lain di dunia kue seperti ini yang melakukan triknya.

"Jadi kita ada cara uniknya. Belum pernah kan makan cookies pake toping-topingan? Nah di kita tuh ada toping salt creamy cheese gitu yang diguyur ke cookies, jadi ada manisnya cookies dan gurihnya krim keju," ungkapnya.

6. Event Bazaar Ralovini

Event bazaar Sinta sendiri akan digelar di PIK Avenue Mall pada 6 Desember hingga 12 Desember mendatang. Setelahnya, disusul di Gandaria City Mall pada 13 Desember hingga 26 Desember (Atrium depan XXI) lalu dilanjut hampir bersamaan di Lippo Mall Puri pada 20 Desember hingga 2 Januari 2022 di Atrium LG (deket miniso).

Bukan cuma hadir, tapi RALOVINI juga siap memberikan berbagai macam promo, mulai dari 10% diskon, buy 1 get 1 bahkan gratis 50 cups cookies per harinya dengan S&K yang gampang banget tentunya.

Wanita bertubuh langsing ini cuma berharap kalo peralihan profesinya bukan hanya sekedar mendekatkannya dengan sang Nenek, tapi dapat menjadi pegangan hidup ke depannya. Juga dapat memberi peluang kerja baru bagi orang-orang yang telah terdampak pandemic Covid-19 ini.

"2022 harus lebih baik!" seru Sinta mengucapkan motto profesi baru yang ia geluti sekarang.