Kisah Pilu Pemeran Olive di 'Tukang Ojek Pengkolan', Alami Depresi Sampai Jadi Mualaf

Tyssa Madelina | Kamis, 12 Desember 2019 12:20 WIB
Kisah Pilu Pemeran Olive di 'Tukang Ojek Pengkolan', Alami Depresi Sampai Jadi Mualaf

Kapanlagi.com - Penggemar sinetron Tukang Ojek Pengkolan pasti sudah nggak asing dengan wajah cantik Millenia Patricia. Wanita berdarah Prancis - Indonesia itu merupakan artis yang memerankan tokoh Olive di sinetron tersebut.

Tak banyak yang tahu, ternyata Millen sudah terjun ke dunia hiburan sejak 8 tahun silam. Kala itu usianya masih 12 tahun dan awal karirnya adalah menjadi model.

"Aku sudah menghidupi diriku sendiri sejak papa sudah nggak ada dan mama menikah lagi sejak 2011," ujar Millen, seperti dilansir dari channel Youtube Jhon Jawir, yang juga lawan mainnya di Tukang Ojek Pengkolan.

1 dari 4 halaman

1. Sempat Alami Depresi

Lantaran tekanan hidup yang berat di usia muda, Millen mengaku sempat mengalami depresi. Ia merasa terpuruk gara-gara memikul beban sendiri tanpa kedua orangtua di sisinya.

"Mengalami masa down tahun 2014 - 2015 karena kehilangan papa terus putus asa. Sempat mikir gimana menghadapi dunia sendirian karena ada mereka aja susah gimana kalau nggak ada?" curhatnya.

2 dari 4 halaman

2. Dapat Firasat Lewat Mimpi

Di masa terberatnya, Millen pun mendapat sebuah petunjuk lewat mimpi. Ia mengaku bertemu dengan seseorang yang menyarankannya beribadah.

"Dapat mimpi tiga kali, mimpinya beda tapi didatangi orang yang sama tapi nggak kelihatan jelas. Mimpi terakhir lagi duduk di teras, nangis, depresi, didatangi kakek-kakek, katanya salat deh coba," ucapnya.

3 dari 4 halaman

3. Akhirnya Jadi Mualaf

Setelah mendapat petunjuk, di tahun 2016, Millen pun mantap menjadi seorang mualaf. Ia pun bersyukur lantaran tak menemui kesulitan soal keputusannya tersebut. Bahkan, wanita berusia 20 tahun itu mengaku sudah mendapatkan ketenangan.

"Alhamdulillah dapat ketenangan. Lebih yakin, lebih tenang, lebih tahu bagaimana caranya mensyukuri kehidupan, bagaimana lebih untuk berpegang teguh terhadap prinsip sendiri, dan lebih mandiri. Lebih kayaknya bisa sendiri," pungkasnya.

 

4 dari 4 halaman

(kpl/tmd)


Editor:  

Tyssa Madelina

TOPIK TERKAIT
 
↑