Kisah Sujiwo Tedjo Positif Covid dan Sedih Tak Bisa Hadiri Akad Nikah Anak, Ternyata Kena Prank

Kamis, 22 Juli 2021 13:29 WIB
Kisah Sujiwo Tedjo Positif Covid dan Sedih Tak Bisa Hadiri Akad Nikah Anak, Ternyata Kena Prank
Sujiwo Tejo ©KapanLagi.com/Daniel Kampua

Kapanlagi.com - Sujiwo Tejo baru saja menjadi korban keisengan dari anak-anaknya. Kisah ini berawal saat seniman yang akrab disapa Mbah Tejo ini akan menghadiri pernikahan putranya, Jagad Narendra pada 11 Juli 2021 lalu. 

Menggelar pernikahan di masa pandemi seperti ini, tentunya kemanan dan kesehatan wajib diperhatikan. Dan sebagai bentuk menjaga keamanan sebelum acara berlangsung, semua orang yang terlibat dalam pernikahan Jagad Narendra harus melakukan tes swab PCR. Nah, di sinilah keisengan anak-anak Mbah Tejo mulai berjalan. 

Anak-anak yang sedang menunggu hasil tes di rumah sakit tiba-tiba mengirimkan hasil tes ke Sujiwo Tejo melalui pesan WhatsApp. Pesan tersebut berisi foto surat keterangan hasil PCR yang menyebutkan bahwa Sujiwo Tejo positif covid-19.

"Surat keterangan ini aku terima via WA di mobil, dari anak-anakku yang masih nunggu hasil tes seluruh keluarga di rumah sakit. Aku duluan dalam perjalanan menuju tempat akad nikah anakku lanang @jagadnar dan Husnul," tulis Sujiwo Tejo di instagramnya belum lama ini.

1. Putuskan Isoman

Mendapati hasil tes PCR-nya yang ternyata tidak sesuai harapan, Sujiwo Tejo pun tetap tenang dan akan menghubungi beberapa pihak yang nantinya terlibat di pernikahan putranya nanti. 

Gak cuma itu saja, ia bahkan memutuskan untuk tak menghadiri pernikahan Jagad Narendra karena harus jalani isolasi mandiri di rumah. Padahal, saat itu ia sudah berada di lokasi akad nikah. 

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Sudjiwo Tejo (@president_jancukers)

 

"Aku tenang. Toh anak laki nggak harus ada walinya. Aku bisa tak usah hadir. Dan memutuskan untuk isoman. Juga akan telpon Menkopolhukam @mohmahfudmd dan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono yang keduanya kuminta jadi saksi nikah. Mohon maaf sebab aku tak bisa hadir (Prokes Akad Nikah era PPKM Darurat maks cuma boleh ada 30 orang dalam ruangan Akad Nikah, semua harus tes antigen termasuk penghulu/pembaca Quran dll)," ujarnya.

"Aku juga akan telp @fariedwijdan dari @penerbitimania yang kuminta jadi MC. Mohon maaf bahwa aku sendiri gak bisa hadir. Beberapa undangan terbatas juga akan kutelepon," sambungnya.

2. Cuma Prank

Ketika hendak ingin memutar balik kendaraan dan memutuskan untuk pulang ke rumah, Sujwo Tejo pun kembali mendapat panggilan dari anaknya yang berada di rumah sakit. 

Sambil tertawa, anak-anak Sujiwo Tejo yang sukses menjaili ayahnya pun mengatakan bahwa itu hanya prank belaka.

"Ya, sudah. Aku putuskan akan isoman. Pas mobil mau puter balik, anak-anakku yang lagi di RS nungguin hasil tes segera telepon dan cekakakan bahwa itu cuma prank. Mereka iseng-iseng edit sendiri. Heuheuheu.. Asuuu tenaaan... Itu terjadi jelang Akad Nikah 11 Juli lalu," paparnya.