Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Kondisi Ferry Irawan Makin Membaik, Keluarga Berharap Tak Harus Jalani Operasi

Rabu, 30 Juni 2021 19:02 WIB
Kondisi Ferry Irawan Makin Membaik, Keluarga Berharap Tak Harus Jalani Operasi
Ferry Irawan (credit: instagram.com/ferryirawanofficial)

Kapanlagi.com - Artis sinetron Ferry Irawan tengah mengalami sakit. Pemain sinetron Melati itu sempat disuntik 15 kali akibat pembuluh darah di kepala pecah. Menurut keterangan keluarga, kondisi pria kelahiran 9 Februari 1977 itu sudah membaik dan kini berada di rumah.

"Sekarang sih udah agak mendingan dari kemarin, Alhamdulillah karena kan kita udah berobat, terus ke alternatif juga, tetap masih berobat jalan dan kontrol," kata Ari, adik Ferry Irawan saat ditemui di kediamannya di kawasan Bekasi, Rabu (30/6/2021).

1. Jalani Pengobatan Alternatif

Ferry Irawan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta Timur. Dia juga sempat disuntik sebanyak 15 kali di bagian kepala.

"Waktu itu kira-kira Minggu lalu ya saya lupa juga, itu abis disuntik kita. Duduk dulu aja kan nggak kuat kalau abis disuntik, tapi langsung pulang. Cuman kan sekarang yang ke alternatif udah susah, kan udah takut karena dia dipegang langsung ya," kata Ari.

"Iya merambat ke tangan sebelah kanan kayak kesemutan, tapi bukan lumpuh hanya kesemutan mati rasa gitu," sahut Seli, adik ipar Ferry Irawan.

2. Berharap Tak Harus Operasi

Seli mengatakan, Ferry Irawan juga disarankan untuk melakukan tindakan operasi. Namun, pihak keluarga berharap Ferry Irawan tidak dioperasi. Terlebih kondisinya saat ini berangsur membaik.

"Disarankan harus operasi kalau nggak kena otak kecil yang belakang itu udah berat banget. Ya mungkin orang lain anggap gini-gini, tapi kita liat dia ngerasain sakitnya, keluhannya kayak apa," kata Seli.

"Kita berharap nggak sampai operasi ya, mohon doanya untuk semua, untuk kesembuhan kakak saya Ferry Irawan jangan ada tindakan yang memberatkan lah, dengan kita terapi yang secara herbal atau alternatif, mungkin bisa lebih terjangkau," tutup Seli.