Kritikan Pedas Indra Bruggman untuk Sutradara Sinetron Masa Kini

Guntur Merdekawan | Jum'at, 22 November 2019 11:35 WIB
Kritikan Pedas Indra Bruggman untuk Sutradara Sinetron Masa Kini

Kapanlagi.com - Indra Bruggman meluapkan kekecewaannya terhadap dunia sinetron masa kini yang menurutnya terlalu mengutamakan rating. Hasilnya, cerita sering berubah secara tiba-tiba dan cenderung ngawur. Statement itu keluar karena pria kelahiran Tasikmalaya ini juga sempat stripping sinetron harian.

Merasa tak cocok dengan sistem sinetron masa kini, pria berusia 38 tahun itu lantas memutuskan untuk vakum. Ia kini lebih memilih untuk fokus berbisnis dan juga membuat channel Youtube.

"Iya, mengganti kesibukan karena saya main sinetron juga nggak selamanya. Karena kita nggak selamanya cocok dengan sistem yang sekarang ini di dunia sinetron dan entertainment, jadi saya harus menemui kesibukan baru, yaudah saya berbisnis," ungkap Indra ketika ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Kamis (21/11).

1 dari 2 halaman

1. Bandingkan Sinetron Dulu dan Kini

Bandingkan Sinetron Dulu dan Kini Indra Bruggman © KapanLagi/Akrom Sukarya
Indra sendiri namanya besar berkat sinetron di era 2000an silam, sebut saja Jinny Oh Jinny hingga Siapa Takut Jatuh Cinta. Mantankekasih Helmalia Putri itu lantas membeberkan perbedaan sinetron masa kini dan di eranya dulu.

"Kalau dulu kita persiapannya cukup panjang, pekerjaannya lebih banyak, lebih detail. Kalau sekarang lebih buru-buru dan digarap oleh orang-orang yang sebenarnya tidak mampu menggarap sebuah sinetron," jelasnya.

2 dari 2 halaman

2. Jarang Ada Sutradara Sinetron yang Bagus

Jarang Ada Sutradara Sinetron yang Bagus Indra Bruggman © KapanLagi/Akrom Sukarya
Para kru dari sinetron dituntut untuk kerja dalam tempo yang cepat demi kejar tayang. Karenanya load kerja mereka pun begitu besar. Karena saking sibuknya, mereka bahkan cenderung enggan menerima kritikan atau masukan.

"Jadi kalau sekarang jarang dapat sutradara yang bagus yang ngarahin dari scene ke scene. Kalau sekarang kita komplain skenario saat ada kesalahan, mereka cuek aja. Mereka aja nggak mau dengerin masukan, karena udah ketakutan ya masa bodo aja, yang penting lo kerja," sambung Indra.

(kpl/far/gtr)


Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi

↑