Kronologi Eza Gionino dan Keluarga Diancam Mau Dibunuh, Berawal Dari Transaksi Ikan

Galuh Esti Nugraini | Sabtu, 16 November 2019 20:25 WIB
Kronologi Eza Gionino dan Keluarga Diancam Mau Dibunuh, Berawal Dari Transaksi Ikan

Kapanlagi.com - Eza Gionino kini tengah melaporkan seorang pria yang bernama Qory Supiandy ke pihak kepolisian. Hal ini terkait karena pria tersebut telah mengancam keluarga Eza akan dibunuh. Tak tinggal diam pria 29 tahun langsung membawa kasus ini ke Polres Bogor.

Semua ini bermula ketika Eza membeli dua buah ikan arwana. Namun sayang, ikan itu ternyata tidak sesuai dengan yang ada pada foto.

"Jadi awalnya Eza order ikan arwana , tapi tidak sesuai harapan seperti yang digambar. Memang menurut pelaku ikan yang ada di gambar tidak jadi dijual pemiliknya akhirnya si pengancam mencari dan memberikan Eza ikan yang mirip. Tapi Eza tidak terima karena yang diberi tidak sesuai dengan harapan," ungkap Henry Indraguna, kuasa hukum Eza Gionino saat dihubungi Sabtu (16/11).

1 dari 2 halaman

1. Malah Mengancam dan Beri Santet

Merasa sudah terlanjur, Eza pun meminta uangnya dikembalikan tetapi Qory malah tidak terima dan malah mengancam. Tak hanya itu, bahkan ia juga ingin menyantet keluarga Eza.

"Akhirnya Eza minta uang yang sudah dibayarkan sebagian dikembalikan. Tapi nggak dibalikan. Si pelaku minta ikan diberikan dahulu tapi Eza takut ikan sudah diberi, uang nggak kembali. Kan repot nanti kalau ikan sudah dikembalikan uang nggak kembali," jelas Henry.

"Eh si pelaku malah mengancam mau membunuh, istri dan anaknya Eza mau dibikin muntah darah lah. Itu kan berarti mau membunuh dengan cara gaib," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

2. Pelaku Menyesal dan Minta Maaf

Pelaku Menyesal dan Minta Maaf © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Henry sebagai kuasa hukum Eza juga telah menghubungi Qory. Qory pun mengaku menyesal, mengaku semua terjadi karena pengaruh alkohol. Meski pihak Eza sudah berikan maafnya, namun tetap saja kasus ini terus dilanjutkan ke ranah hukum.

"Saya kan minta nomor telepon pengancam dan dia bilang menyesal, dan meminta maaf. Dia bilang saat mengatakan mengancam Eza dan keluarganya karena dalam pengaruh alkohol. Saya yang menghubungi dia. Saya dapat nomornya dari Eza," tandas sang kuasa hukum.

(kpl/dan/gen)


Reporter:  

Dadan Deva

↑