Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Kronologi JKT48 Disebut Mendapat Pelecehan Saat Tur di Solo, Gibran Rakabuming Ikut Klarifikasi Karena Salah Lokasi

Selasa, 05 Juli 2022 14:35 WIB
Kronologi JKT48 Disebut Mendapat Pelecehan Saat Tur di Solo, Gibran Rakabuming Ikut Klarifikasi Karena Salah Lokasi
JKT48 saat fanmeet di The Park Mall (credit: instagram.com/JKT48)

Kapanlagi.com - Nama JKT48 mendadak ramai dibicarakan beberapa waktu belakangan. Mereka diduga mendapat perlakuan tidak pantas dari penggemar ketika mengadakan tur dan temu penggemar di Kota Solo.

Ini semua bermula ketika walikota Solo, Gibrang Rakabuming, mengunggah screenshot artikel berjudul 'TUR JKT48 DI SOLO TERCORENG INSIDEN PELECEHAN SAAT MENUJU PULANG' yang diunggah oleh Instagram @lokalconnect. Rupanya Gibran terganggu dengan judul artikel tersebut.

Lewat postingannya dia menjelaskan kalau The Park Mall, yang diduga sebagai lokasi di mana anggota JKT48 mendapat pelecehan, bukan masuk wilayah Solo, melainkan Kabupaten Sukoharjo.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Tanggapan Gibran

Gambar

Meski tidak masuk wilayah Solo, Gibran tetap merasa kalau masalah pelecehan bukanlah hal sepele. Ia sama sekali tidak membenarkan yang namanya pelecehan.

"Hal ini menjadi perhatian saya, lantaran beberapa waktu belakangan group JKT48 diduga mengalami pelecehan seksual saat konser di mall yang menurut judul artikel terjadi di Solo. Namun sebenarnya kejadian tersebut bukan di mall Solo, namun pusat perbelanjaan di Kabupaten Sukoharjo @pemkabsukoharjo. Tentu bagaimana pun, perbuatan ini tidak bisa dibenarkan."

2. Soal Pelecehan yang Diduga Didapat JKT48

Sementara itu dalam artikel yang menyebut member JKT48 mendapat pelecehan, semuanya berawal dari rekaman yang diunggah di TikTok oleh netizen. Menurut @lokalconnect, ada salah satu penonton yang menyodorkan tangannya ke arah bagian dada member JKT48 ketika tampil di sebuah acara pada tanggal 28 Juni lalu.

Setelah mendapat tanggapan dari Gibran, unggahan artikel mengenai pelecehan terhadap JKT48, segera dihapus oleh akun @lokalconnect.

3. Permohonan Maaf @lokalconnect

Gambar

Bukan cuma sekadar dihapus, pihak @lokalconnect meminta maaf atas kesalahan yang mereka buat. Mereka mengunggah tanggapan dari Gibran serta meminta maaf atas kesalahan penyebutan lokasi.

"Menanggapi unggahan dari Walikota Solo, Mas Gibran (@gibran_rakabuming) mengenai salah satu postingan kami. Sebelumnya, kami selaku tim LokalConnect meminta maaf jika terdapat misinformasi mengenai penyebutan kata Solo didalam unggahan kami yang seharusnya Sukoharjo, Mengenai insiden tour JKT48. Terlepas dari kesalahan penyebutan nama kota di sini, kami berharap kejadian serupa yang terjadi di tour JKT48 tidak terjadi lagi," tulis pihak @localconnect pada hari Minggu (3/7/2022).

4. Karifikasi Pihak JKT48

Gambar

Tak berapa lama setelah kejadian kesalahan penyebutan nama tempat ini, giliran manajemen JKT48 yang memberikan klarifikasi pada hari Senin (4/7/2022) di akun Twitter @JKT48TOUR. Mereka membantah kalau ada pelecehan terhadap member JKT48 di acara fan meet dan konser yang digelar di The Park Mall.

"Menanggapi isu yang beredar di masyarakat terkait dengan JKT48 10th Anniversary Tour Solo, kami ingin memberikan klarifikasi bahwa acara tersebur berjalan dengan kondusif dari awal hingga akhir acara. Memang dibenarkan adanya antusiasme luar biasa dari fans yang hendak menyapa member ketika sedang berjalan menuju ke arah backstage, tetapi kejadian tersebut ditanggapi dengan sigap oleh tim keamanan.Sekali lagi kami tegaskan bahwa TIDAK ADA kejadian pelecahan seksual di rangkaian acara JKT48 10th Anniversary Tour Solo, terima kasih atas perhatiannya," kata tim manajemen JKT48.

5. Potret JKT48 dan penggemar di The Park Mall

Gambar

Bagaimana komentar KLovers soal kejadian ini? Semoga JKT48 sukses selalu ya!