Kronologi Kasus Penipuan yang Dialami Five Vi, Rugi Puluhan Juta!

Guntur Merdekawan | Rabu, 20 November 2019 10:45 WIB
Kronologi Kasus Penipuan yang Dialami Five Vi, Rugi Puluhan Juta!

Kapanlagi.com - Five Vi kembali muncul dengan membawa kasus hukum. Wanita bertubuh seksi itu membawa kasus penipuan yang dialaminya sejak hampir setahun silam kembali ke permukaan. Pasalnya, dari pihak kepolisian sama sekali tidak ada perkembangan terkait penanganan kasus ini.

Ditemani kuasa hukumnya, Henry Indraguna, Five Vi pun mendatangi Polres Jakarta Pusat guna minta kepastian dari laporan yang telah mereka buat pada Bulan Desember 2018 silam. Pihak kepolisian sendiri disebut sudah minta maaf pada Five Vi dan berjanji akan segera mengusut tuntas kasus ini.

"Menurut keterangan dari penyidik, tadi pertama ada permintaan maaf dulu, kedua minggu ini akan diproses cepat pada si terlapornya. Kita minta segera ada kepastian hukum. Kami tidak mau lama-lama lagi. Bagaimana seorang public figure yang seperti five V ini aja melapor aja sampai 12 bulan, nggak ada kepastian, ini kepastian hukum yang tercabik-cabik namanya," ungkap Henry saat ditemui di Polres Jakarta Pusat, Senin (18/11).

 

1 dari 2 halaman

1. Kronologi Penipuan yang Dialami Five Vi

Henry lantas menceritakan ulang kronologi dari penipuan yang dialami Five Vi. Semuanya berawal dari perjanjian renovasi rumah yang membuat wanita berusia 40 tahun itu rugi puluhan juta.

"Ini permasalahan sebenarnya tidak terlalu sulit, ini permasalahan gampang seperti apa yang saya sampaikan kepada penyidik. Five V ini mau membuat mebel di apartemennya dan sedikit renovasi. Akhirnya muncul lah harga kesepakatan Rp 100 juta. Itu rinciannya sudah lengkap," kenang Henry.

2 dari 2 halaman

2. Kerugian Mencapai Rp 60 Juta

Kerugian Mencapai Rp 60 Juta Five Vi © KapanLagi/Akbar Prabowo
Setelah membayar sejumlah uang dari kesepakatan, barang yang dijanjikan sang pelaku ternyata tak kunjung datang. Mereka lantas sempat ketemuan dan membuat perjanjian baru, namun lagi-lagi janji tak ditepati.

"Singkat cerita, Five V diminta untuk membayar uang. Dalam satu bulan, Five V sudah membayarkan hampir 60%, kurang lebih Rp 60 juta dibayarkan dalam satu bulan. Setengah tahun tidak ada itu barang sampai, padahal uang sudah diambil. Kesel lah si Five V ini. Selanjutnya kita minta mebel itu dikirimkan, tak kunjung datang," jelasnya lebih lanjut.

(kpl/apt/gtr)


↑