Kronologi Penangkapan Roro Fitria, Pesan Narkoba Untuk Rayakan Valentine

Ahmat Effendi | 15 Februari 2018, 13:58 WIB
Kronologi Penangkapan Roro Fitria, Pesan Narkoba Untuk Rayakan Valentine

Kapanlagi.com - Artis cantik Roro Fitria menambah panjang daftar selebriti tanah air yang ditangkap karena kasus narkoba. Roro ditahan ketika berada di rumahnya yang terletak di Pattio Residence, Ragunan, kec Pasar Minggu Jakarta Selatan, Rabu (14/02/2018). 

Roro telah memesan narkoba tersebut sejak satu hari sebelumnya. Menurut pihak yang berwajib, sosok yang dikenal kerap berurusan dengan ritual gaib itu memesan narkoba guna dipakai di perayaan valentine. 

"(Roro memesan narkoba) Mau dipakai tanggal 14 malam untuk valentine," ujar Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (15/02/2018).

Pihak yang berwajib lantas menjelaskan kronologi penangkapan Roro Fitria. Bintang tersebut ditangkap berdasarkan pengembangan dari kasus narkoba seorang pengedar berinisial WH. 

Roro Fitria memesan narkoba untuk dipakai di perayaan valentine. cr: KapanLagi.com/Budy SantosoRoro Fitria memesan narkoba untuk dipakai di perayaan valentine. cr: KapanLagi.com/Budy Santoso

"Saya mendapat info akan dilakukan transaksi narkotika jenis sabu di daerah Hayam Wuruk. Berangkat dari info itu kita lakukan profiling di tempat, betul kita temukan bahwa WH melakukan transaksi. Ada dua paket sabu yang setelah kita timbang beratnya 2,4 gram bruto. Dari situ kita tanyakan, interogasi lapangan, ini barang darimana, ternyata sumber barang dari YK. Kita lakukan pengembangan dan (YK) masih DPO. Kita tanya siapa yang mesan ternyata yang mesan adalah RF tanggal 13 kemarin. Tapi baru ada tanggal 14. Pesan awalnya tiga gram tapi cuma ada dua gram," ujar Kasubdit I Polda Metro Jaya, Jean Calvijn Simanjuntak di lokasi yang sama. 

Setelah penangkapan tersebut Roro Fitria belum menjalani tes urine. Sosok yang dulunya pernah jadi duta anti narkoba tersebut dikabarkan membuat pengakuan bahwa dirinya yang memesan barang haram itu dan mentransfer sejumlah uang.

"Setalah WH, kemudian kita lakukan pengembangan TKP 2 di rumah RF, pada saat di sana betul kami menanyakan yang bersangkutan jelas terang benderang mengatakan betul saya yang memesan ke WH dan telah transfer uang 5 juta ke rekeningnya menggunakan rekening RF ke rekeningnya WH. Transfer tanggal 13 itu lima juta. Empat juta untuk barang, dan satu juta untuk jasa WH sebagai fotografer," tandasnya.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho