Kronologi Penyebab Haedar Mengidap Skizofrenia, Berawal Dari Kehilangan Besar

Ayu Srikhandi | Minggu, 15 September 2019 11:10 WIB
Kronologi Penyebab Haedar Mengidap Skizofrenia, Berawal Dari Kehilangan Besar

Kapanlagi.com - Putra sulung Elvy Sukaesih bernama Haedar sekarang tengah menjalani perawatan di RS Jiwa Duren Sawit, Jakarta Timur. Hal ini buntut dari dirinya yang mengamuk tak dihutangi sebungkus rokok hingga merusak warung kecil menggunakan sebilah samurai.

Berdasar keterangan dokter, keluarga mengungkap bila Haedar mengidap skizofrenia. Hal yang selama ini dianggap keluarga sebagai depresi biasa. Padahal penyebab mula-mula adalah kematian sang anak.

"Ada kejadian berat ketika dia kehilangan putrinya. Itu juga memang kita tahu dia amat sangat terpukul. Dari situ dia mulai agak nggak nyambung kalau bicara," kata Fitria selaku anak kedua Elvy Sukaesih saat menggelar jumpa pers di kediamannya, kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9/2019).

1 dari 2 halaman

1. Pertama Kali Dirawat

Pertama Kali Dirawat © KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Karena rasa kehilangan tersebut, keluarga yang saat itu belum mengetahui vonis skizofrenia dari dokter membawa Haedar ke rumah sakit. Ada sekira tiga kali Haedar keluar masuk rumah sakit terkait apa yang diidap.

"Tahun 2016 dia dirawat sampai sembuh, lalu 2017 dan di 2018. Pertama itu dua bulan, lalu normal. Kedua kali 21 hari di RS Jiwa Duren Sawit. Terakhir April 2018. Sekarang dia kena hal ini lagi," jelas Fitria.

2 dari 2 halaman

2. Batas Khayal dan Kenyataan

Haedar diungkap tidak bisa membedakan mana kenyataan dan khayalan. Kendati demikian apa yang diucapkan masih positif seperti ingin membahagiakan orang-orang di sekitarnya

"Dia sering ngomong tentang kesuksesan. Dia pengin nyenengin Umi dengan bikin kolam renang. Ditanya, 'Tapi kan kalau bikin perlu biaya'. Dia bilang 'Setelah proyek cair akan dapat uang berapa M'. Lalu itu disampaikan secara nyata. Omongannya memang nggak pernah nyambung tapi yang dibicarakan masalah kasih sayang misal mau beliin motor, mau dikasih uang 10 juta," tandas Fitria.

(kpl/abs/jje)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑