Kuasa Hukum Vanessa Angel Ungkap Hal Ganjil yang Dilakukan Rian Subroto Saat Digrebek

Tyssa Madelina | Selasa, 09 April 2019 13:05 WIB
Kuasa Hukum Vanessa Angel Ungkap Hal Ganjil yang Dilakukan Rian Subroto Saat Digrebek

Kapanlagi.com - Rian Subroto, pria yang diduga menyewa jasa Vanessa Angel, kembali mangkir di sidang ketiga. Sosoknya hingga kini masih terkesan misterius dan belum dieskpos oleh media. Menanggapi hal itu, kuasa hukum Vanessa Angel pun merasa kecewa dan tidak terima.

Seperti yang diketahui sebelumnya, saat ditangkap di dalam kamar hotel, petugas hanya melakukan pemeriksaan ke Vanessa. Sedangkan sosok Rian hingga kini belum terlihat batang hidungnya. Milano selaku kuasa hukum Vanessa pun menceritakan salah satu hal ganjil yang dilakukan oleh Rian Subroto di dalam kamar hotel.

"Saat Vanessa ditangkap, yang katanya di dalam kamar hotel, si Rian itu langsung mundur (memperagakan tubuhnya mundur) gini. Jadi yang dibawa ke Polda itu ya cuma Vanessa," ujarnya, saat ditemui hari Senin (8/4).

1 dari 2 halaman

1. Harusnya Diperiksa Bareng

Untuk menjalani sidang kasus prostitusi, Rian sebagai penyewa dan Vanessa sang penyedia jasa harusnya ditangkap bersama. Di situ, mereka bisa dimintai keterangan secara langsung.

"Dalam kasus prostitusi, baik si laki-laki dan perempuan harus berbarengan. Kalau tidak, bagaimana mengetahui ada perbuatan prostitusi. Jadi harus berdua, tidak bisa sendiri-sendiri (diperiksa), untuk mensinkronkan. Kalau satu mengakui, satu tidak, terus bagaimana, kan jadi tidak sinkron. Jadi tolong hadirkan si Rian, supaya jelas ini barangnya," tegas Milano.

2 dari 2 halaman

2. Muncikari Kecewa

Ketidakhadiran Rian Subroto dalam sidang kemarin tak hanya membuat pihak Vanessa kecewa namun juga para muncikari. Mereka pun meminta Majellis Hakim untuk menjemput paksa Rian di sidang berikutnya.

"Kalau masalah prostitusi ini adalah perbuatannya, yang harus dibuktikan dengan fakta persidangan adalah perbuatannya. Jadi Rian harus menjelaskannya. Rian harus dihadirkan dalam persidangan," tandas Franky Desima Waruwu, kuasa hukum muncikari Endang Suhartini alias Siska.

(kpl/mdk/tmd)


Editor:  

Tyssa Madelina

↑