Laba Sudah Dibagi, Ashanty Bingung Baru Dituntut Setelah 3 Tahun Lepas Kerjasama

Wulan Noviarina Anggraini | Kamis, 04 Juli 2019 15:38 WIB
Laba Sudah Dibagi, Ashanty Bingung Baru Dituntut Setelah 3 Tahun Lepas Kerjasama

Kapanlagi.com - Selama bekerjasama dengan Martin Pratiwi, Ashanty mendapatkan keuntungan dari produk kosmetik yang memakai namanya. Total tim yang bekerja untuk produk ini ada 6 orang, termasuk Martin di dalamnya.

Ketika kontrak dengan Martin berakhir, Ashanty masih lanjut kerja dengan 4 orang lainnya. Mereka jalan berempat, melanjutkan proyek kosmetik dengan nama lain.

"Kan yang jalanin bukan aku aja. Ada manajemen nih. Tim manajemen semua ada, empat-empatnya masih kerja sama aku. Cuma produknya lain, karena memang itu orang aku. Jadi dulu aku bawa orang. Nih orang saya 5, kita kerja bareng. Oke. Semuanya bareng. Untungnya juga bareng-bareng gitu," ujar Ashanty ketika menggelar jumpa pers, Rabu (4/7).

1 dari 2 halaman

1. Kenapa Baru Sekarang

Kenapa Baru Sekarang © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Ashanty penasaran, mengapa Martin baru melayangkan tuntutan kepadanya sekarang. Padahal kontrak kerjasama mereka sudah berakhir 3 tahun lalu.

"Kalau saya jadi beliau, saya langsung (tuntut). Selesai kontrak, udah saya langsung tuntut. Iya dong. Kok kamu pasal gini, gini, gini. Ini hampir mau tiga tahun baru tuntut, jadi ya rada bingung. Karena saya harus buka-buka lagi ini file lama. Alhamdulillah orang keuangannya masih kerja sama aku. Beberapa orang ini masih kerja sama kita gitu," terangnya.
2 dari 2 halaman

2. Berani

Sebelum gugatan dilayangkan kepadanya, Ashanty mengaku tak pernah dapat ancaman dari Martin. Namun ia berani menghadapi kasus ini karena memiliki bukti.

"Kalau gak ada tulisan 1 tahun, masa saya berani sih. Tiba-tiba saya gak terusin. Harusnya aku tetap melanjutkan produk dengan nama itu, karena itu produk aku. Atas nama aku. Tapi akhirnya aku harus mengganti ulang produk dengan nama lain. Karena produk ini udah harus mati. Ini produk bersama. Jadi saya harus bikin ulang dengan produk yang baru lagi. Daftar Bpom lagi, gitu. Jadi program ini gantung karena yang satu gak mau berhenti nih. Jadi ya udah, kita berhentikan, terus jalankan dengan produk lain," urainya.

(kpl/apt/phi)


↑