Layangkan Somasi Pada Seorang Perawat yang Menghina Anaknya, Shandy Aulia: Sangat Amat Disayangkan

Tantri Dwi Rahmawati   | Jum'at, 02 Juli 2021 19:29 WIB
Layangkan Somasi Pada Seorang Perawat yang Menghina Anaknya, Shandy Aulia: Sangat Amat Disayangkan
Shandy Aulia © instagram.com/shandyaulia

Kapanlagi.com - Shandy Aulia gandeng pengacara kondang Hotma Paris untuk mengambil tindakan tegas terhadap orang yang menghina anaknya di media sosial. Tak main-main bahkan ia mengaku sudah melayangkan somasi terhadap penghina anaknya tersebut.

Saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (30/6) Shandy Aulia menyebut sudah melayangkan somasi kemarin. Somasi tersebut ditujukan pada seorang perawat di Manado.

"Iya proses kan, kan ini nggak bisa sembarangan. Kita ikutin yang sesuai ini aja (aturan), ya tunggu somasi, nanti kan dari somasi tinggal tunggu jawaban. Per kemarin. Karena di Manado jadi nggak langsung sampai kan, jadi proses harusnya hari ini sampai ya, harusnya. Satu orang (perawat) betul," ungkap.

1. Efek Jera

Diketahui di sosial media memang banyak yang menghujat anak dari aktris berusia 34 tahun ini, tapi hanya satu orang yang ia beri tindakan tegas. Namun kali ini, orang yang menghina menggunakan akun asli, apa lagi orang tersebut berprofesi sebagai perawat, membuat Shandy memilih langkah hukum untuk memberi efek jera.

Selain itu, Shandy juga sangat menyayangkan tindakan penghina anaknya ini. Karena menurutnya seorang perawat biasanya dekat dengan masyarakat, maka tak sepatutnya berkelakuan seperti itu.

2. Sangat Disayangkan

"Karena tadi udah sempat saya jelasin kan, biasanya kan akun fake. Kalau orang normal biasanya pakai akun fake, karena pada takut ya. Jadi cuma mau ngehina sebentar abis itu udah gitu kan. Emang niatnya untuk menghina pakai akun fake," ujar Shandy.

"Tapi kalau ini akun real, pekerjaannya juga real, profesinya juga real, sangat amat disayangkan sebetulnya. Itu aja sih yang menjadi concern saya, dia dekat dengan masyarakat, nah seharusnya kan nggak boleh seperti itu. Gimana kalau dia melakukan itu kepada orang lain di profesi dan pekerjaannya dia itu," pungkasnya.

Reporter:   Irfan Kafril