Lelah Menunggu Terlalu Lama Jadi Alasan Nunung Lesu Jalani Sidang

Dhimas Nugraha | Kamis, 14 November 2019 10:01 WIB
Lelah Menunggu Terlalu Lama Jadi Alasan Nunung Lesu Jalani Sidang

Kapanlagi.com - Nunung dan suaminya, Iyan Sambiran baru saja jalani sidang lanjutan kasus narkoba yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/11).

Pada sidang kali ini, terlihat Nunung yang tak bersemangat seperti sidang-sidang sebelumnya. Dari penuturan putranya, Nunung mulai panik ketika sidang tak kunjung dimulai.

Bagus Permadi mengatakan, ibunya itu memang selalu mengalami kepanikan dan bingung sesaat sebelum sidang dimulai.

"Ya, kalau kondisi mamah seperti kemarin-kemarin ya. Mamah alhamduliah baik dan kalau mau sidang panik, bingung sendiri. Kok nggak mulai-mulai, kayak gitu aja sih. Nunggu lama mamah kan nggak bisa nunggu lama panik," kata Bagus Permadi saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

1 dari 2 halaman

1. Lesu Karena Menunggu Lama

Lesu Karena Menunggu Lama Nunung Srimulat ©KapanLagi.com/Budy Santoso
Dalam agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang kali ini, Nunung terlihat begitu lesu ketika jalani sidang. Hal tersebut dikarenakan ia harus menunggu cukup lama untuk memulai sidang.

"Lama nunggu. Mama di sini sudah dari pukul 11.00 WIB. Hehe. Ya, tapi enggak apa-apalah. Setidaknya sudah mengikuti prosesnya, persidangannya, hasilnya juga sudah keluar. Seenggaknya sudah tahu hasil tuntutannya dulu. Masalah nanti ke depannya seperti apa kan kami pasti berusaha memohon kepada hakim," tutur Bagus.

2 dari 2 halaman

2. Kondisi Naik Turun

Lebih lanjut, Bagus mengungkapkan jika kondisi Nunung sampai saat ini masih naik turun tergantung situasi. Bagus mengatakan, sang ibu memang gampang sekali kelelahan.

"Naik turun. Yang pasti kecapekan. Mama kan orangnya... apa ya, dengan kondisi yang badan agak gendut gitu kan capek dikit, gerah, keringatan.

Tak hanya itu, Nunung juga sempat meminta Bagus untuk dibelikan kipas angin kecil karena terlalu gerah.

"Tadi saja sudah neleponin, ngobrol di situ sudah bingung sendiri, gerah, minta dibelikan kipas angin kecil juga. Oke kami bawakan nanti saat persidangan di sini," sambungnya.

(kpl/apt/dim)


↑