Lia Trio Macan Kontra Fatwa Haram Pre-Wedding

Yunita Rachmawati | 20 Januari 2010, 11:41 WIB
Lia Trio Macan Kontra Fatwa Haram Pre-Wedding
Kapanlagi.com - Maraknya isu fatwa haram rebounding dan pre-wedding menimbulkan sikap pro dan kontra di sebagian besar kalangan masyarakat. Di saat negeri ini tengah digerus berbagai persoalan kronis seperti korupsi dan lain sebagainya, isu fatwa haram rebounding dan pre-wedding terkesan sangat nyeleneh.

"Seharusnya masih banyak yang harus lebih dipikirkan dan dilakukan oleh bangsa ini daripada mempersoalkan haram apa tidaknya rebounding dan pre-wedding," kata Lia Trio Macan saat dihubungi lewat telepon selulernya, Rabu (20/1).

Penyanyi asal Jawa Timur ini pun mencontohkan soal carut-marutnya keadilan di negeri ini sebagai hal yang harus segera diselesaikan. Soal bagaimana mewahnya kamar sel Artalyta Suryani dan lenggang kangkungnya Anggodo, di mana keduanya jelas-jelas telah tidak mengindahkan penegakan hukum di negeri ini, atau soal rehab perumahan DPR RI yang memakan biaya miliaran rupiah di tengah meroketnya harga beras di masyarakat.

"Mungkin menurut saya hal-hal yang seperti ini penting untuk dipikirkan," tandasnya. "Dan saya sama sekali tidak yakin andai kata fatwa tersebut benar–benar diterapkan akan memberikan kontribusi bagi kemajuan moral dan akhlak bangsa ini."

Lihat Foto Trio Macan Lainnya:

Terkait soal foto-foto mesranya bersama Nano yang disebut-sebut sebagai foto pre-wedding, Lia mengatakan kalau foto tersebut bukanlah foto pre-wedding. "Mungkin kalau mau disebut itu foto pra pre-wedding. Insya Allah kalau jodoh. Kalau seperti itu dikatakan haram, padahal banyak lho pejabat yang pada selingkuh. Lagian kita cuma pacaran," ujarnya terbahak.

Bagi Nano sendiri foto mesranya bersama Lia, tak lebih dipandang sebagai kenangan indah dalam masa pacaran. "Yah, wajarlah kami ini kan sedang hangat-hangatnya. Kalau pun akhirnya jadian bener, berarti kami sudah punya konsep buat foto pre-weddingnya," tandas pria berkepala plontos ini.       (kpl/wwn/boo)

Editor:  

Yunita Rachmawati