Louisa: Saya Masih Resmi Istri Michael Villareal

Darmadi Sasongko | 01 Juli 2004, 17:39 WIB
Kapanlagi.com - Berita pernikahan Sophia Latjuba dan Michael Villareal makin santer dilansir media massa. Pasangan itu begitu berbahagia menunggu waktu pernikahan mereka Desember mendatang. Michael mengaku sudah ngebet ingin menikah. Padahal, ia masih berstatus suami dari Louisa, perempuan cantik yang dinikahi pada 28 Mei 1994. "Sangat menyakitkan," kata Louisa di Jakarta, baru-baru ini.

Perkawinan mereka yang sudah berjalan 10 tahun pun hancur lebur.

Louisa mengaku perlu meluruskan berita tentang hubungannya dengan Michael. "Saya masih resmi istri Michael," kata dia. Karena itu, atas undangan sebuah tayangan infotainment, wanita yang kini tengah hamil empat bulan, sengaja datang dari Los Angeles, Amerika Serikat. Louisa mengaku mengetahui suaminya berselingkuh dengan Sophie setelah membaca sebuah tabloid, tepat saat hari ulang tahun perkawinan mereka. Ketika itu, usia kehamilannya menginjak tiga bulan. Ia lantas berulang kali mengontak Michael tapi selalu gagal. "I am confused," ucap wanita yang berperawakan tinggi dan langsing ini.

Pada 4 Mei silam, Michael baru berhasil dihubungi. Menurut Louisa, Michael meragukan hubungan perkawinan mereka dan berniat minta cerai. Langit pun terasa runtuh. "I am shock," kata dia. Louisa tidak langsung mengamini permintaan suaminya, mengingat ia tengah hamil muda. "Saya mempercayai dia sejak kami menikah," lanjut Louisa yang lumayan fasih berbahasa Indonesia. Michael, menurut Louisa, lupa dengan bayi yang dikandungnya. Padahal kehadiran si jabang bayi sangat ditunggu-tunggu sejak Michael menjalani kemoterapi karena menderita kanker.

Desakan Michael untuk meminta cerai tak pelak membuat Louisa dan keluarganya tertekan. Menurut Louisa, suaminya panik karena urusan perceraian harus selesai sebelum menikahi Sophie, 18 Desember mendatang. "Dia [Michael] terus mengontak saya," ujar perempuan berambut sebahu ini. Untunglah sang ayah Roger Ibbetson selalu memberi ketegaran kepada Louisa. Kini Louisa pasrah menunggu kelahiran buah hatinya. Dan, ia yakin tak ingin kembali ke pelukan Michael. "It`s too late," tegas Louisa, menahan air mata. (stv/dar)

Editor:  

Darmadi Sasongko