Lucinta Luna Rasakan Kesedihan Mendalam Atas Kepergian Sang Ibunda

Galuh Esti Nugraini  | 13 April 2018, 14:30 WIB
Lucinta Luna Rasakan Kesedihan Mendalam Atas Kepergian Sang Ibunda

Kapanlagi.com - Kabar duka datang dari keluarga pendangdut pendatang baru, Lucinta Luna. Dikabarkan ibunda Lucinta Luna ini meninggal dunia, Jum'at (13/4/2018). Hal ini pun dibenarkan oleh sang manajer.

Manager yang bernama Didi ini mengungkapkan bahwa ibunda Lucinta Luna meninggal siang hari sekitar pukul 12. Sekarang ini Lucinta Luna maupun Didi sedang perjalanan ke Jakarta menuju rumah duka. Pasalnya kini mereka sedang berada di Bandung.

Gandhi Fernando turut berduka cita (credit: instagram.com/gandhifernando)Gandhi Fernando turut berduka cita (credit: instagram.com/gandhifernando)

Umur sang ibunda yang sudah tua ini memang memiliki komplikasi penyakit. Saat ini wanita yang tergabung dalam group 'Dua Bunga' ini sedang merasakan kesedihan. Ia pun tak henti-hentinya menangis.

"Nangis dia. Nangis kejer. Ini sekarang lemes, pingsan. Ini kita lagi di mobil, masih di jalan. Rumah duka belum tau mau disemayamkan di mana. Sekarang jenazah masih di rumah sakit, ucap Didi ketika dihubungi KapanLagi.com.

"Lucinta minta satu ke kakaknya jangan dikubur sebelum Lucinta dateng," lanjutnya.

Melly Bradley turut berbelasungkawa atas meninggalnya ibu Lucinta Luna (credit: instagram.com/melly.bradley)Melly Bradley turut berbelasungkawa atas meninggalnya ibu Lucinta Luna (credit: instagram.com/melly.bradley)

Ya, inilah permintaannya agar iya dapat bertemu dengan sang ibu untuk terakhir kalinya. Kabar dari meninggalnya ibu Lucinta Luna ini juga dapat dilihat dari instastory Gandhi Fernando dan juga Melly Bradley. Keduanya pun mengucapkan belasungkawa kepada Lucinta.

"Di sini saya atas nama pribadi, ikut berduka cita atas meninggalnya ibunda dari beliau. Semoga amal dan ibadah almarhumah diterima di sisi Allah SWT. Amin," ucap Melly Bradley dalam postingannya.

KapanLagi pun juga mengucapkan duka cita. Semoga Lucinta Luna dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Kini KapanLagi sedang follow up terus mengenai berita duka tersebut.

(kpl/pur/gen)

Reporter:  

Mathias Purwanto.