Lucky Hakim Cerita Detik-Detik Peristiwa Kebakaran Kilang Pertamina Indramayu, Pintu dan Kaca Sampai Bergetar

Selasa, 30 Maret 2021 14:55 WIB
Lucky Hakim Cerita Detik-Detik Peristiwa Kebakaran Kilang Pertamina Indramayu, Pintu dan Kaca Sampai Bergetar
Lucky Hakim / Credit Foto: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Hari Senin (29/3) dini hari kemarin, terjadi sebuah peristiwa kebakaran hebat di areal kilang Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan. Hingga saat ini penyebab dari kebakaran masih terus diselidiki, namun yang pasti sejauh ini tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.

Lucky Hakim selaku Wakil Bupati Indramayu pun turut buka suara terkait insiden ini. Menurutnya, ini bukan kali pertama kebakaran serupa terjadi di Indonesia.

"Setahu saya, mungkin sudah lebih dari 5 kali. Waktu saya kecil di Cilacap pernah terjadi, mungkin awal tahun 90an dan 1996, kira-kira sebesar ini juga," ujar mantan Anggota DPR RI 2014-2019 dapil Bekasi - Depok itu melalui aplikasi pesan.

1. Sempat Lewati Lokasi Kebakaran

Seperti diketahui, Lucky baru sebulan lalu dilantik sebagai Wakil Bupati Indramayu. Tentunya kejadian ini begitu mengagetkannya, terlebih lagi Ia juga sempat melewati lokasi kebakaran beberapa saat sebelum insiden terjadi.

"Saya dengar ledakannya sekitar jam 12 malam, pintu dan jendela kaca bergetar, saya pikir itu petir, karena memang semalam hujan lebat. Malah saya beberapa menit sebelumnya sempat lewat situ, jam 11 malam dari arah Cirebon," kenang pria berusia 43 tahun ini.

2. Warga Mengungsi ke Pendopo Bupati Indramayu

Dari keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa ini membuat panik warga setempat. Suara ledakan keras sempat terdengar beberapa kali hingga menimbulkan getaran hebat. Saking besarnya kobaran api, langit di atas lokasi kejadian terbilang sangat terang dengan warna memerah disertai kepulan asap hitam pekat.

Sementara itu, ratusan warga Balongan yang berdekatan dengan lokasi ledakan sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman, termasuk ke Pendopo Bupati Indramayu.

"Warga banyak yang panik dan mengungsi, beberapa dari mereka mengungsi ke pendopo dan sudah ada juga yang kembali kerumah setelah pihak berwenang meyakinkan bahwa kobaran api sudah dalam penanganan dan dilokalisir sehingga tidak menyebar sampai ke luar. Saya mohon doanya agar semuanya baik-baik saja dan menjadi pelajaran bagi kita semua, terutama pihak Pertamina agar meningkatkan kewaspadaan terhadap masalah-masalah tak terduga," tutup Lucky.