Main Bareng Pendatang Baru, Roger Danuarta Pertahankan Ciri Khas

Agista Rully | 01 April 2017, 17:15 WIB
Main Bareng Pendatang Baru, Roger Danuarta Pertahankan Ciri Khas

Kapanlagi.com - Lama tak muncul di layar kaca, aktor ganteng Roger Danuarta mulai menyapa penggemarnya kembali. Roger sempat berhenti membintangi sinetron di tahun 2009 sebelum memutuskan kembali dalam sinetron 7 MANUSIA HARIMAU dan ANAK JALANAN. Kini putra almarhum Johnny Danuarta tersebut mulai sibuk syuting sinetron lagi.

Vakum cukup lama, Roger yang namanya melambung di era sinetron awal 2000-an ini kini harus beradu peran dengan pemain baru. Mengenai hal ini, Roger tak ambil pusing namun malah menyambut kedatangan para pendatang baru tersebut.

"Pergantian, pendatang baru, atau apapun disebutnya itu merupakan hal yang bagus." ujar Roger saat ditemui usai Konferensi Pers program baru RTV di Js Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (30/03).

Roger memilih untuk mempertahankan ciri khas dan menyambut para pendatang baru dengan hangat © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoRoger memilih untuk mempertahankan ciri khas dan menyambut para pendatang baru dengan hangat © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

"Makin banyak pilihan untuk pemirsa makin bagus." lanjut pria kelahiran 20 Mei 1982 ini. Meski demikian, dirinya berusaha untuk mempertahankan ciri khasnya selama ini. "Untuk orang-orang seperti aku yang terlibat ya kita harus memiliki ciri khas tersendiri. Engga ikutin tren, engga latah." tegas pria yang dulunya jadi anggota F4 Indonesia tersebut.

Salah satu ciri khas Roger adalah penampilan rapi dan rambut panjang. Bahkan meski usianya kini telah menginjak tiga puluh tahun, Roger tak terlihat menua sedikitpun. "Kalau dibilang seperti itu (awet muda) ya makasih." tukas Roger saat dikomentari penampilannya.

Lalu apa rahasia Roger untuk mempertahankan penampilan awet mudanya ini? "Ya, sebisa mungkin jaga kesehatan apapun jenis pekerjaan kita. Pola makan dan istirahat dijaga. Jangan lupa olahraga juga." tutup pria yang kini disibukkan proyek sinetron baru tersebut.

(kpl/aal/agt)

Reporter:  

Sahal Fadhli