Mama Terkena Tumor Ganas, Kiki Farrel Ceritakan Kondisinya Yang Semakin Kurus

Sanjaya Ferryanto | 14 November 2017, 15:15 WIB
Mama Terkena Tumor Ganas, Kiki Farrel Ceritakan Kondisinya Yang Semakin Kurus

Kapanlagi.com - Mama Kiki Farrel kini tengah berada di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta. Beliau dijadwalkan untuk operasi pada lusa untuk mengeluarkan tumor ganas yang berada di ususnya.

"Baru masuk ruang rawat tapi belum diapa-apain sih. Besok paling baru ngecek ini itu-nya kan karena lusanya tindakannya (operasi)," ungkap Kiki saat dihubungi lewat sambungan telepon, Senin (13/11) malam.

Dirinya pun juga bercerita seputar kondisi sang mama yang tampak lebih kurus. Hal tersebut dikarenakan sang mama harus makan makanan lunak seperti bubur, dan tak diperbolehkan makan makanan keras dahulu.

Kiki Farrel © KapanlagiKiki Farrel © Kapanlagi

"Dilihat langsung biasa-biasa saja tapi pas ketahuan jaringannya diambil bulan September kemarin. Awalnya dikira kanker, takutnya stadium gitu loh, ternyata ini tumor ganas dan masih awal. Di situ harus pantang makanan, bolehnya bubur, nggak boleh keras-keras, harus buah yang banyak tapi itu harus di jus dan disaring. Nah itu yang bikin mama kurus, kalau orang yang lihat sih biasa aja tapi kalau kita lihat dia kurus, beda sama yang dulu," tambahnya.

Bahkan karena penyakit sang mama tersebut, Kiki sempat tak berani bertemu dengannya. Dirinya tak tega melihat kondisi ibunya yang sekarang semakin kurus karena tidak bisa mengonsumsi sembarang makanan.

"Ya namanya orang beda-beda sikap cara menyikapinya. Kalau saya orangnya kalau ada apa-apa sama mama, adik segala macam gue nggak mau ketemu dia. Karena gue semakin stress yang ada mendingan gue cari. Makanya kemarin itu selama seminggu bolak-balik rumah sakit ya karena mendingan gue nggak ketemu tapi bolak balik rumah sakit ngajuin BPJS yang prosedurnya ribet banget. Akhirnya menyerah BPJS ya sudah deh maju bayar saja nggak apa-apa. Tapi sejauh nggak ketemu itu telpon-telponan mama butuh buah, susu diantar sama supir. Paling gitu saja," tutupnya.

(kpl/rhm/frs)

Reporter:  

Nuzulur Rakhmah