Marion Jola Pernah Digosipkan Mau Diajak ke Semak-Semak & Dibayar 2 Ribu Waktu SD

Galuh Esti Nugraini | Rabu, 16 Oktober 2019 16:10 WIB
Marion Jola Pernah Digosipkan Mau Diajak ke Semak-Semak & Dibayar 2 Ribu Waktu SD

Kapanlagi.com - Seperti public figure kebanyakan, mereka pun selalu menjadi sorotan. Hal itu juga dirasakan oleh Marion Jola yang kini sukses menjadi penyanyi. Meski begitu, jebolan ajang Indonesia Idol ini pun tak lepas dari nyinyiran netizen.

Meski banyak yang berikan dukungan, namun ada saja yang berikan komentar negatif. Menanggapi hal itu, Marion Jola pun cuek saja. Ia pun tak ambil hati jika ada orang yang membullynya.

Ternyata bullyan ini bukan kali pertama terjadi. Ia mengaku dari SD sudah mendapat bully. Hal tersebut pun ia ungkap saat ngobrol bareng di YouTube Merry Riana.

"Tapi gak cuma SD doang, SD SMP sampai SMA. Sampai sekarang pun aku masih dibully karena kepribadian aku yang suka menonjol. Tapi kalau sekarang udah di in a good way. Tapi dulu namanya anak kecil kan suka iri kalau ada yang cantik, kalau ada yang ini itu," ungkap Marion Jola.

1 dari 2 halaman

1. Sampai Anak SMA Bully Marion Jola

Bahkan yang membullynya dari anak SD sampai SMA. Padahal Marion tak kenal siapa mereka. Karena diakuinya, Marion saat masih kecil tak miliki teman.

Saat dirinya ikut lomba nyanyi di gereja, ia pun baru tahu jika dirinya digosipkan hal-hal yang tidak benar. Hal itu pun diketahui oleh asisten rumah tangganya yang mendengar secara langsung.

"Anak SD waktu itu aku kelas 5 atau 6, umur segitu digosipinnya adalah Lala itu dikasih 2 ribu aja mau ke mana aja, ngapain aja, di semak-semak pun nggak papa," ucap wanita bernama lengkap Marion Rambu Jola Pedy

"Sejahat itu, dan masih kecil. Aku pun nggak tahu mengapa dari kecil udah menempel image seperti itu, diomongin orang," sambungnya.

2 dari 2 halaman

2. Marion Jola Kecil Tak Pernah Keluar Rumah

Marion Jola Kecil Tak Pernah Keluar Rumah (credit: Merry Riana YouTube channel)
Tentu saja ia tak menyangka dengan gosip itu. Padahal dulunya Marion jarang untuk keluar rumah. Malahan, ia mengaku tak punya teman.

"Mereka bilang gitu, padahal faktanya aku nggak pernah keluar rumah. Aku nggak punya teman sama sekali. Jadi kalau di sekolah cuma duduk di dalam kelas. Di sekolah waktu itu boleh bawa handphone, jadi selama di kelas aku cuma dengerin lagu. Kalau main sama temen, aku tahu mereka main karena ada maunya," tutupnya.

(kpl/gen)


↑