Mark Sungkar Bantah Lari Dari Persoalan

Darmadi Sasongko | 16 Januari 2010, 07:06 WIB
Mark Sungkar Bantah Lari Dari Persoalan
Kapanlagi.com - Mark Sungkar membantah jika kesibukannya di vila Amri, miliknya, di Cisarua, Bogor, berikut kegiatan pertanian organik di dalamnya sebagai bentuk pelarian, atas kondisi rumah yang tidak lagi nyaman.

"Alhamdulillah saya tidak pernah lari dari hidup, saya akan menghadapi kenyataan. Insya Allah ini bukan pelarian, kalau pelarian saya ke sajadah, kalau ini pelarian berarti baik. Hidup ini tidak untuk lari, mau lari sejauh manapun tetap akan menghadapi kenyataan," ungkap Mark Sungkar, saat ditemui di vilanya itu, Jumat (15/01/2010).

Baginya proyek yang ditanganinya saat ini adalah sebuah idealisme yang terus dibawa dari semenjak menempuh pendidikan di Belanda puluhan tahun lalu.

"Ini adalah idealisme saya sejak kuliah di Belanda. Kecintaan saya terhadap tanaman dan cita cita saya ingin menjadi petani, rencananya di sinilah tempat kami terminal terakhir, semua sarana yang diperlukan untuk anak dan cucu saya," terangnya.

Ayah Shireen dan Zaskia itu adalah seorang mahasiswa teknik arsitek, yang mencintai pertanian, karenanya rumah di atas lahan 6.000 meter itu terkonsep secara penataannya. "Sebagai arsitek saya maksimalkan, yang jelas niat saya dan target itu, untuk pensiun," tegasnya.

"Insya Allah istri saya mengerti benar siapa suaminya, kalau mau neko-neko ngapain di Indonesia, saya selalu tekankan pada anak dan istri jangan takut sama manusia, takut lah sama Allah," pungkasnya.    (kpl/buj/dar)

Editor:  

Darmadi Sasongko