Cuek Abis! 5 Pedagang Ini Tetap Jualan Santai di Tengah Demo 22 Mei

Guntur Merdekawan   | Kamis, 23 Mei 2019 12:35 WIB
Cuek Abis! 5 Pedagang Ini Tetap Jualan Santai di Tengah Demo 22 Mei

Kapanlagi.com - Demo massa tanggal 22 Mei 2019 masih berlanjut hingga hari ini, Kamis (23/5). Bentrokan antara pihak keamanan dan demonstran tak dapat terhindarkan di beberapa titik lokasi. Bahkan, aksi ini juga sudah memakan korban jiwa dan tak sedikit pula yang luka parah.

Situasi di Ibukota pun masih begitu mencekam dan chaos. Di mana-mana terlihat pihak keamanan yang standy untuk mencegah aksi anarkis dari para demonstran. Beberapa bangunan dan kendaraan yang berada di area demo pun tak sedikit yang rusak parah karena aksi ini.

Namun keadaan mencekam ini tak lantas membuat nyali semua orang menciut begitu saja. Demo jalan, kerja pun harus tetap jalan. Beberapa orang tetap menjalankan pekerjaannya di tengah-tengah kerusuhan, entah itu untuk menyambung hidup, atau memanfaatkan peluang bisnis.

 

1 dari 5 halaman

1. Jualan Sepatu

Jualan Sepatu Twitter © David Lipson
David Lipson, seorang reporter yang jadi perwakilan Australian Broadcasting Corporation (ABC) untuk Indonesia kini tengah berada di tengah-tengah demo 22 Mei untuk memberikan liputan secara real time melalui akun Twitternya. Dan di tengah-tengah kegiatannya, ada seorang pria yang begitu mencuri perhatian.

Bagaimana tidak, sosok itu dengan santainya berjualan sepatu tepat di tengah-tengah lokasi demo. Raut takut pun sama sekali tak terlihat di wajahnya. David pun menyebutnya sebagai seorang 'legend'.

"Legenda ini mencoba menjual sepasang sepatu padaku di tengah-tengah kerusuhan, 'Mister! Cuma 100 ribu!," tulis David pada cuitannya.

2 dari 5 halaman

2. Starbuck Keliling

Ungkapan starling, singkatan dari Starbuck Keliling mungkin sudah tak asing bagi warga Jakarta. Julukan itu diberikan untuk penjual kopi yang selalu berkeliling menggunakan sepeda demi menyambung hidup.

Sama seperti penjual sepatu sebelumnya, seorang Starling juga dengan santai melintasi formasi polisi yang sedang standby untuk berjaga-jaga dari para demonstran. Aksinya pun lantas jadi sebuah hiburan sejenak untuk para netizen di tengah-tengah panasnya perbincangan seputar demo.

3 dari 5 halaman

3. Ojek Online

Ojek Online Twitter © Erin Cook
Ojek online adalah salah satu sitem jasa transportasi yang begitu diminati publik Tanah Air. Keberadaan mereka memberikan kemudahan yang begitu hakiki kepada kita semua dalam berbagai hal, kapanpun juga. Ya, bahkan pada tanggal 22 mei 2019 pun begitu.

Sebuah foto seorang pria dengan atribut ala ojek online diduga sedang menjalankan pekerjaannya secara normal di tengah-tengah lokasi demo. Di depannya persis terlihat pagar kawat milik pihak keamanan yang biasa dipakai untuk menghalau para demonstran.

Hayo ngaku, ada yang mesen ojek online? Ditungguin tuh. :)

4 dari 5 halaman

4. Jual Bakso

Jual Bakso © MetroTV
Baik pihak keamanan dan para demonstran adalah manusia biasa yang pasti juga merasa lelah dan lapar dalam menjalankan tugasnya. Berangkat dari fakta itu, beberapa pedagang keliling pun mengambil inisiatif untuk tetap berjualan di tengah-tengah kerusuhan yang terjadi di Demo 22 Mei 2019.

Salah satunya adalah seorang tukang bakso yang tertangkap kamera salah satu siaran live stasiun televisi. Di depannya persis terlihat polisi dengan peralatan lengkap sedang membentuk formasi, sementara sang tukang bakso juga punya kesibukan sendiri untuk melayani pelanggannya.

Salut untuk sang penjual bakso yang begitu nekat dan pandai dalam memanfaatkan peluang ini.

5 dari 5 halaman

5. Jualan Atribut

Jualan Atribut © kramput
Sama seperti nonton konser, demo di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini tak pernah lepas dari beberapa atribut, seperti salah satunya bendera. Peluang sekecil itupun juga dimanfaatkan oleh seorang pedagang untuk jualan atribut 'populer' itu di sekitaran TKP demo 22 Mei 2019.

Seperti diketahui, para demonstran bukan cuma datang dari Kota Jakarta, melainkan berbagai penjuru Indonesia. Maka dari itu, aksi abang ini bisa dianggap jenius dalam memanfaatkan momen. Siapa tahu yang sudah jauh-jauh datang demo dari luar kota lupa bawa atribut, ya kan?

(kpl/gtr)

Editor:  

Guntur Merdekawan