Masa Muda Ani Yudhoyono, Lahir Dari Keluarga Militer Membuatnya Jadi Wanita Tangguh

Dhimas Nugraha | Sabtu, 01 Juni 2019 18:39 WIB
Masa Muda Ani Yudhoyono, Lahir Dari Keluarga Militer Membuatnya Jadi Wanita Tangguh

Kapanlagi.com - Hj. Kristina Herrawati atau yang lebih akrab disapa Ani Yudhoyono meninggal dunia pada 1 Juni 2019. Kepergiannya meninggalkan luka yang cukup dalam bagi keluarga terutama sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono.

Semasa Hidupnya, Ibu Ani Yudhoyono memang dikenal sebagai wanita yang tangguh. Tak hanya tangguh, ia juga memiliki kepribadian yang ramah dan hangat. 

Namun, siapa sangka istri dari Presiden RI ke enam ini memiliki kisah hidup yang cukup berliku. Lahir dari keluarga militer yang membuatnya menjadi wanita tangguh dan tegas, hingga akhirnya menjadi Ibu Negara. 

Berikut ini kisah hidup Ani Yudhoyono yang diceritakan dalam sebuah biografidengan judul Kepak Sayap Putri Prajurit. 

 

1 dari 8 halaman

1. Lahir Dari Keluarga Militer

Lahir Dari Keluarga Militer Keluarga Ani Yudhoyono credit: dok. Biografi Ani Yudhoyono
Sosok Ani Yudhoyono selain dikenal hangat, ia juga adalah wanita yang tangguh. terlahir dari keluarga tentara menjadikannya wanita yang tegas dan kuat. 

Dalam biografinya disebutkan bahwa, Ani muda selalu mengaggap hidup sebagai keluarga tentara yang keras sebagai sebuah tantangan. Sebagai orang yang lahir dari dunia militer, Ani sangat mengerti bagaimana mengapresiasi hidup. 

2 dari 8 halaman

2. Lahir Prematur

Lahir Prematur Masa muda Ani Yudhoyono credit: dok. Biografi Ani Yudhoyono
Lahir pada 6 Juli 1952, Ani Yudhoyono adalah anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan putri Letnan (Purn) Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hidayah. Lahir dengan berat badan dua kilogram lebih saat usia kandungan masih tujuh bulan. 

Berkat kesabaran dan ketelitian dari kedua orangtua, Ani Yudhoyono tumbuh menjadi wanita yang hebat. Dan tidak ada tanda-tanda bahwa ia lahir prematur. 

3 dari 8 halaman

3. Arti Nama

Arti Nama Masa muda Ani Yudhoyono credit: dok. Biografi Ani Yudhoyono
Dalam buku biografi yang berjudul Kepak Sayap Putri Prajurit tersebut, nama Kristina diambil dari nama pewayangan Kresna. Nama itu diberikan oleh sang Ayah karena sangat menyukai tokoh wayang tersebut. 

Sedangkan nama Herrawati memiliki arti kekuatan. Kekuatan yang mampu menyapu bersih rintangan saat terjadi kekacauan. 

4 dari 8 halaman

4. Hobi Panjat Pohon

Hobi Panjat Pohon Ani Yudhoyono dan Sang Kakak Pramono Edhie Wibowo credit: ©istimewa
Tumbuh di keluarga militer membuatnya menjadi anak yang sedikit tomboy. Dalam buku biografinya tersebut, masa kecil Ani berjalan dengan menyenangkan.

Di usia lima tahun, Ani suka sekali memanjat pohon cermai dan mangga yang tumbuh di depan rumahnya. Selama memanjat, ia bisa duduk berjam-jam dan baru turun setelah diteriaki oleh sang ibunda.

Tak hanya memanjat pohon, masa kecil Ani juga sering pergi berenang ke sungai, berlari-lari di sawah. Bahkan membuat aneka mainan, seperti mobil-mobilan dari buah. 

 

5 dari 8 halaman

5. Ke Sekolah Naik Truk

Ke Sekolah Naik Truk Masa muda Ani Yudhoyono credit: dok. Biografi Ani Yudhoyono
Dalam bukunya juga ia menceritakan tentang kesenangannya berangkat ke sekolah menaiki truk. Bukan truk biasa, tapi seperti truk militer. 

Ia mengungkapkan perasaannya ketika menaiki truk yang terlihat gagah tersebut. Betapa senangnya ketika ia naik kendaraan besar tersebut bersama teman-temannya. 

6 dari 8 halaman

6. Tumbuh di Lingkungan Sederhana

Tumbuh di Lingkungan Sederhana Masa muda Ani Yudhoyono credit: dok. Biografi Ani Yudhoyono
Tumbuh di kelurga militer nyatanya tidak membuat hidup Ani serta keluarga berkecukupan. Ani mengungkapkan bahwa dengan gaji ayah yang pas-pasan, sang ibunda sering mengakali sesuatu agar kebutuhan keluarga tercukupi. 

Kadang kala mereka sekeluarga makan nasi dicampur jagung atau singkong. Bahkan ia juga menceritakan bagaimana sang ibu membagi satu telur rebus menjadi kecil-kecil agar cukup untuk lauk sekeluarga. 

7 dari 8 halaman

7. Cita-Cita Menjadi Dokter

Cita-Cita Menjadi Dokter Masa muda Ani Yudhoyono credit: instagram.com/aniyudhoyono
Bercita-cita sebagai seorang dokter, lulus SMA, Ani Muda langsung mendaftarkan diri di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sayangnya ia harus gagal, karena tidak lulus. 

Namun, ia tak pantang menyerah. Ani kembali mencoba keberuntungannya dengan mendaftar di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI). Namun, sayang pada tahun ketiga Ani harus berhenti kuliah karena sang Ayah ditunjuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan dan ia harus pindah sekeluarga. 

 

8 dari 8 halaman

8. Menikah

Menikah Pernikahan SBY dan Ani Yudhoyono credit: instagram.com/aniyudhoyono
Kristina Herrawati akhirnya bertemu sang pujaan Hati Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 1973 di Komplek Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah. Saat itu Ani menghadiri acara peresmian Balai Taruna. Ayah Ani, Mayjen Sarwo Edhie Wibowo menjabat sebagai Gubernur Akmil saat itu.

Pernikahan mereka saat itu juga unik karena digelar bersamaan dengan pernikahan dua saudara perempuan Ani lainnya, yakni Wrahasti Cendrawasih (Titiek) dan Mastuti Rahayu (Tuti). Pernikahan tersebut digelar 29 sampai 31 Juli 1976 di Ballroom Hotel Indonesia.

Menikah selama 48 tahun, pasangan Ani Yudhoyono dan Susilo Bambang Yudhoyono dikaruniai 2 orang putra, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). 

(kpl/DIM)


Editor:  

Dhimas Nugraha

↑