Mengenal Lebih Dalam Sosok Pak Agung di Film 'GUNDALA'

Guntur Merdekawan | Sabtu, 07 September 2019 13:35 WIB
Mengenal Lebih Dalam Sosok Pak Agung di Film 'GUNDALA'

Kapanlagi.com - Bagi kamu yang sudah nonton film GUNDALA di bioskop, pasti tak asing dengan tokoh bernama Pak Agung. Ya, beliau merupakan salah satu scene stealer yang sukses mengocok perut para penonton sepanjang film karena kelucuannya.

Pak Agung diceritakan sebagai kepala security di tempat Sancaka (Abimana Arasatya) bekerja. Selain jadi karakter lucu-lucuan, perannya juga cukup vital pada kehidupan Sancaka. Bahkan tak jarang kalimat-kalimat bijak keluar dari mulutnya.

Pak Agung sendiri diperankan oleh aktor senior bernama Pritt Timothy. Mungkin banyak dari kalian yang belum terlalu mengenal sosoknya, namun beliau sudah membintangi banyak judul film layar lebar selama berkarir di dunia akting.

Belum lama ini, Brilio.net mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara dengan Pritt secara eksklusif. Pengen kenalan lebih jauh dengan sosok Pak Agung? Simak ulasannya sampai akhir..

1 dari 6 halaman

1. Penampilan Mulai Berubah

Penampilan Mulai Berubah © Brilio
Di sela-sela jadwalnya nonton screening film SULTAN AGUNG versi festival, Pritt menyapa reporter Brilio dengan ramah. "Mau di mana nih (ngobrolnya)?" tanya Pritt saat menyapa brilio.net datang menemuinya, Kamis (5/9).

Kala ditemui, penampilan Pritt cukup berbeda dari yang kita lihat dalam diri Pak Agung. Rambutnya sudah terlihat lebih panjang, pun begitu dengan kumisnya yang makin tebal. Meskipun begitu, perilaku ramahnya masih tetap sama seperti yang kita saksikan di layar lebar belum lama ini.
2 dari 6 halaman

2. Kisah Awal Pritt Timothy Jalani Casting 'GUNDALA'

Kisah Awal Pritt Timothy Jalani Casting 'GUNDALA' © Bumilangit
Perbincangan dimulai dengan pertanyaan bagaimana awalnya Pritt bisa mendapatkan peran Pak Agung. Rupanya beliau harus ikut casting terlebih dahulu. Setelah mengirimkan video dan CV-nya, aktor kawakan asal Yogyakarta ini langsung diminta untuk terbang ke Jakarta guna menemui Joko Anwar selaku produser dan sutradara GUNDALA.

"Saya nggak tahu berapa scene, belum tahu scene-nya berapa. Cuma dia (Joko) ngomong karakternya ini begini, begini," ungkap Pritt mengenang saat proses castingnya di film GUNDALA.

Belum seminggu penayangan di bioskop, GUNDALA suksesmenembus angka 1 juta lebih penonton. Tentunya Pritt mengaku senang dan bersyukur atas pencapaian tersebut, terlebih lagi karakter yang ia mainkan begitu dikagumi penonton.

"Saya bersyukur. Artinya saya bisa memberikan hiburan, juga bisa memberikan pengetahuan, bisa mengingatkan, reminding orang-orang yang lupa kalau hidup ini esensinya bermanfaat," katanya.

3 dari 6 halaman

3. Membangun chemistry dengan Abimana Aryasatya

Membangun chemistry dengan Abimana Aryasatya Abimana Arasatya © KapanLagi/Bayu Herdianto
Ini adalah kolaborasi pertama antara Pritt dengan Abimana dalam sebuah judul film. Meskipun begitu, rupanya mereka bisa menjalin chemistry dengan begitu mudah.

"Orangnya (Abimana) low profile, enak, cuma agak pendiam. Ngobrol, akhirnya bisa klik dapat. Bukan dengan naskahnya, tapi justru, 'Mas Pritt, ini ada kasus gini, coba elo diskusikan itu. Coba anggap aja dia anak lo'," kenang Pritt.

Selama proses syuting berlangsung, ada ikatan spesial yang terjalin antara Pritt dan Abimana. Keduanya seakan seperti ayah dan anak, sehingga chemistry yang terjalin selama pengambilan gambar pun jadi jauh lebih mudah.

"Saya lihat figur Sancaka dalam arti ini Abimana, tak anggap sudah jadi anak. Setiap ketemu latihan, di set, ketemu di mana tak anggap anak. Dan dia menganggap aku bapak. Waktu break makan gitu, dia ngambilin minum," tambahnya.

4 dari 6 halaman

4. Tak pernah punya cita-cita sebagai pekerja seni

Sebelum jadi aktor, Pritt merupakan seorang dubber. Ia baru mengenal dunia seni sejak duduk bangku SMA tahun 1973 silam. Kala itu, pria yang kini genap berusia 62 tahun itu memang aktif bermain teater, baca dan nulis puisi.

"Suara saya yang akhirnya berlayar ke mana-mana, hahahaha! Karena saya voice over, dubber, suara saya sudah melejit ke mana-mana cuma sayanya masih tinggal di Tanah Air," ucapnya sembari tersenyum.

Debut akting Pritt dalam dunia layar lebar dimulai dari film MARSINAH karya Slamet Rahardjo Djarot pada 1999. Dalam film tersebut, Pritt berperan sebagai Suwono seorang ketua security di pabrik jam sorong. Merasakan akting pertama kali di film MARSINAH membuat Pritt ketagihan untuk bermain layar lebar.

"Nah, gara-gara di Marsinah itu, oh ini toh syuting. Ternyata nggak susah ya, susahnya cuma baca naskah di awal-awalnya," kata Pritt.

5 dari 6 halaman

5. Totalitas Dalam Berakting

Totalitas Dalam Berakting © Dokumentasi Pribadi
Karir Pritt dalam dunia film pun tak bisa diremehkan. Pria yang sempat jadi penyiar radio itu telah memainkan banyak sekali judul film layar lebar, seperti SULTAN AGUNG, ON THE ORIGIN OF FEAR, JOKOWI, KUAMBIL LAGI HATIKU dan beberapa lainnya.

Usai Gundala, Pritt mempersiapkan diri untuk beberapa proyek film lain, seperti film BUYA HAMKA yang mana syutingnya bakal dimulai pada Oktober 2019 mendatang di Kairo, Mesir. Dalam film tersebut, Pritt Timothy berperan sebagai pria bernama Agus Salim.

Sebagai aktor, Pritt Timothy begitu total dalam setiap keterlibatannya di judul film. Beliau tak ragu untuk mengubah penampilan fisiknya jika memang diminta oleh sang sutradara. Bahkan, Pritt tak pernah ragu untuk belajar jadi seorang imam salat hingga Bahasa Arab.

"Saya mesti latihan, woh ternyata berat hahaha. Saya harus bisa melafalkan dengan Bahasa Arab. Ya ini kerja seni, nggak melihat agama dan suku," pungkas Pritt menutup obrolan dengan brilio.net.

6 dari 6 halaman

6. Simak Videonya!


Video by: Brilio News

(bri/gtr)


Editor:  

Guntur Merdekawan

↑