Menghibur Orang Lain Jadi Cara Nunung Untuk Tutupi Depresi

Dhimas Nugraha | Jum'at, 25 Oktober 2019 11:01 WIB
Menghibur Orang Lain Jadi Cara Nunung Untuk Tutupi Depresi

Kapanlagi.com - Sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkoba Nunung dan suaminya, Rabu (23/10/2010) kemarin memunculkan fakta baru. Ternyata, selama ini Nunung mengidap penyakit depresi dan gampang panik.

Namun, demi menutupi rasa depresinya, Nunung selalu mencoba menghibur orang dengan melucu.

Bagus, putra sulungnya ini pun memberikan pernyataan terkait depresi sang bunda. Menurutnya, semua yang Nunung lakukan memang hanya demi menutupi rasa depresi dan kesedihannya.

"Ya seperti dibilang pernyataan dokter Erni banyak orang seperti itu. Dia menutupi depresi, ya menutupi kesedihan dengan menghibur orang. Padahal dia sendiri tidak terhibur hatinya," ujar Bagus saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta, Rabu (23/10).

1 dari 2 halaman

1. Yakin Tak Akan Sentuh Narkoba Usai Bebas

Bagus sendiri hanya bisa menebak-nebak, kenapa ibunya bisa menyentuh barang haram tersebut. Namun, ia yakin, dengan adanya kejadian ini, usai bebas nanti, Nunung tak akan memakai narkoba lagi.

"Mungkin bisa jadi karena alasan depresi seperti yang disampaikan dokter kalau tingkat ya sebenarnya kecil enggak terlalu besar pemakaiannya. Mungkin rasa itu timbul sendiri. Tapi dengan ada kejadian ini insyallah saya yakin mama tidak akan menyentuh barang itu lagi," kata Bagus.

2 dari 2 halaman

2. Mulai Mengatur Keuangan

Satu hal lagi yang membuat depresi Nunung muncul, adalah masalah keuangan keluarga. Apalagi sejak dirinya ditahan, tentu tak ada yang menjadi tulang punggung keluarga.

Sebagai kepala keluarga sementara, Bagus menuturkan, untuk saat ini harus lebih bisa mengatur keuangan, ia pun memulai dengan lebih hemat, dan mulai menabung.

"Kalo mama sempat bicara seperti itu mungkin memang benar. Karena memang sejak mama di dalam bukan tidak ada tulang punggung kan ya. Kita urus uang masing-masing nyari uang sendiri, tapi kan kita masih punya tabungan juga. Ya Kita lebih me-manaje lagi lagi uangnya, lebih save money aja sih," paparnya.

(kpl/aal/dim)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑