Menikah 5 Kali, Salah Satu Mantan Suami Eva Arnaz Hilang dalam Penculikan 1997

Tantri Dwi Rahmawati | Selasa, 25 Juni 2019 13:48 WIB
Menikah 5 Kali, Salah Satu Mantan Suami Eva Arnaz Hilang dalam Penculikan 1997

Kapanlagi.com - Siapa yang nggak kenal Eva Arnaz? Aktris kawakan yang tenar berkat kepiawaiannya berakting di sejumlah film. Periode tera 80'an dimana industri film Indonesia sedang jaya-jayanya, Eva menjadi salah satu yang turut menyemarakkan.

Sejumlah film bergenre panas dibintanginya. Selain itu, ia juga pernah didapuk untuk mewarnai film-film Warkop DKI. Kini wanita bernama lengkap Eva Yanthi Anaz itu sudah berhijrah. Diakuinya pada November 2015 silam, hijrahnya didorong oleh kegagalan berumah tangga. Ya, ia pernah menikah 5 kali. Satu diantara pernikahannya kandas sebab suaminya hilang.

 

1 dari 2 halaman

1. Aktivis Partai

Aktivis Partai Eva Arnaz © KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Ya. tepatnya Dedy Omar Hamdan, suami ke-4 Eva. Dilansir dari Merdeka.com, Dedy hilang dalam insiden penculikan 1997. Dedy hilang saat kampanye pada tahun 1997. Ia bekerja dalam pembebasan tanah bagi bisnis properti Ibnu Hartono, adik ipar bekas Presiden Soeharto. Sebelum hilang, Dedy aktif mendukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dilansir dari dianparamita.com yang merupakan salah satu tim Amnesty International Indonesia, Dedy diculik pada 20 Mei 1997 malam saat hendak bertemu rekannya di Rumah Sakit Bunda.

Menurut Merdeka.com, kala itu Eva sempat diyakinkan oleh seorang perwira tinggi, bahwa Dedy sedang diculik dan 'dibina' di sebuah kesatuan ABRI. Setelah September 1997, Eva mendengar kabar Dedy sudah dibebaskan namun tidak kembali ke keluarganya.

2 dari 2 halaman

2. Jadi Pedagang

Bertahun-tahun setelah kehilangan suami, Eva lantas menikah lagi dengan pria keturunan Arab bernama Samir Amin. Total Eva menikah sebanyak 5 kali dan sudah dikaruniai seorang anak.

Selain berhijrah, Eva juga memilih untuk jadi pedagang ketimbang berkecimpung di dunia entertainment. "Sekarang saya dagang. Saya dagang lontong sayur, dagang baju, saya pingin ngerasain hasil yang halal, dan itu memang terasa nikmat dan kenikmatan yang tidak bisa dibeli," tukasnya saat dijumpai pada November 2015 silam.

(kpl/tdr)


↑