Merasa Ditipu, Evelyn Nada Anjani Resmi Lapor Polisi

Rahmi Safitri | Rabu, 13 November 2019 20:15 WIB
Merasa Ditipu, Evelyn Nada Anjani Resmi Lapor Polisi

Kapanlagi.com - Evelyn Nada Anjani terlihat mendatangi Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/11). Kedatangan Evelyn bermaksud untuk melaporkan RA, penyelenggara acara Colour Run atas tuduhan penipuan. Evelyn datang bersama kuasa hukumnya Henry Indraguna dan DJ Dinar Candy selaku saksi.

"Jadi hari jni tanggal 13 November 2019, Evelyn Nada Anjani melaporkan saudara RA dengan dugaan tindak pidana 378 KUHP. Ini masih dugaan penipuan jadi kami serahkan pada penyidik kepolisian," ujar Henry Indraguna usai membuat laporan.

1 dari 2 halaman

1. Kerugian yang Dialami

Mantan istri Aming itu mengaku kesabarannya sudah habis menunggu itikad baik dari RA yang tak kunjung membayarkan honornya saat ia tampil dalam acara Colour Run pada 27 Oktober 2019 lalu. "Kalau berdasarkan kesepakatan perjanjian yang saya baca kerugian Evelyn itu kurang lebih sekitar 55 juta (belum dibayar), 20 juta sudah dibayarkan. Akan tetapi material dan immaterial bisa diatas 100 juta rupiah. Karena ini menyangkut profesi," jelas Henry Indraguna.

 "Saya juga mau klarifikasi soal uang 20 juta yang dibayarkan untuk Dinar Candy, itu salah. Mereka hanya transfer ke saya untuk tanda jadi atau apapun terserah saya. Jadi ini bukan buat Dinar. Kalau mau dijadikan DP juga itu terlalu kecil, dimana-mana kan DP itu 50%, itu paling cuma 10-20% ya. Sebenarnya kita bukan soal nilai nominalnya, tapi itikad mereka untuk tanggung jawab," timpal Evelyn.

2 dari 2 halaman

2. Masih Membuka Pintu Damai

Masih Membuka Pintu Damai Evelyn Nada Anjani © KapanLagi.com®/Nuzulur Rakhmah
Walaupun sudah melaporkan RA, Evelyn dkk masih membuka pintu damai asalkan pihak terlapor sudah memenuhi tanggung jawabnya. Tapi jika tidak ada keseriusan akan berlanjut ke jalur hukum.

"Pintu damai itu sih masih ada. Kalau semakin lama, kita ada niatan serius ke jalur hukum ya ini. Kalau bisa secepatnya bayar ya bayar. Karena ini untuk pelajaran juga kedepannya agar orang lain nggak ada korban lagi seperti kita dan kita pun harus lebih berhati-hati kedepannya itu pasti," pungkas Evelyn. 

(kpl/rhm/pit)


Reporter:  

Nuzulur Rakhmah

↑