Merasa Kurang Menjaga Ani Yudhoyono, Annisa Pohan Tak Berhenti Menangis

Wulan Noviarina Anggraini | Minggu, 02 Juni 2019 09:38 WIB
Merasa Kurang Menjaga Ani Yudhoyono, Annisa Pohan Tak Berhenti Menangis

Kapanlagi.com - Selama Ani Yudhoyono dirawat di Singapura, Annisa Pohan bergantian menjaga sang ibu mertua bersama keluarga yang lain. Sampai menjelang saat terakhir Ani pun, Annisa berada di samping ibu mertuanya hingga ajal menjemput.

Namun kepergian bu Ani yang terasa sangat mendadak tetaplah membawa duka yang teramat dalam bagi keluarga. Annisa tak bisa menahan air matanya ketika bertemu dengan keluarga sesampainya di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (2/6).

Annisa yang datang bersama rombongan keluarga dari Singapura, disambut oleh sanak keluarga. Kala peti jenazah Ani diturunkan dari pesawat Hercules yang membawa dari Singapura, air mata Annisa langsung jatuh tak berhenti-berhenti.

 

 

1 dari 2 halaman

1. Merasa Kurang Sering Jaga Memo

Merasa Kurang Sering Jaga Memo © KapanLagi.com/Agung Dien
Dalam dekapan keluarganya, Annisa mengungkapkan isi hatinya. Ia mengaku menyesal karena selama Ani sakit, dirinya tak terlalu sering menjaga sang ibu mertua di rumah sakit.

"Aku tuh kurang banget ngerawat Memo kemarin. Seharusnya aku lebih sering di Singapur," ujar Annisa sembari menangis tersedu dalam video yang terekam oleh tim KapanLagi.com.

Keluarga pun berusaha menenangkan Annisa dengan pelukan. Anak Annisa, Almyra pun ikut berusaha menenangkan ibunya dengan menepuk punggung secara lembut.

2 dari 2 halaman

2. Pemulangan Jenazah Dipercepat

Pemulangan Jenazah Dipercepat © KapanLagi.com/Agung Dien
Sedianya jenazah mendiang Ani Yudhoyono dipulangkan dari Singapura hari ini, Minggu (2/6). Namun ternyata jadwalnya dipercepat, sehingga kemarin malam, Sabtu (1/6) mendiang Ani sudah sampai di Jakarta.

Menumpang pesawat Hercules, peti jenazah Ani diterbangkan dari Singapura menuju Bandara Halim Perdana Kusuma. Setelah itu peti jenazah dibawa pulang ke Puri Cikeas, Bogor dan rencananya hari ini dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.

(kpl/phi)


↑